Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP PADA PEMBELAJARAN IPA
Rendahnya pemahaman konsep siswa juga dilihat dari skor Trend in
Internasional Mathematic and Science Study (TIMSS) pada tahun 2015 dengan
hasil rata-rata skor Indonesia ialah 397 masih dibawah rata-rata akor internasional
500. Berdasarkan hasil observasi di SMP N 12 Magelang diperoleh informasi
bahwa pemahaman konsep siswa masih rendah. Penelitian untuk menganalisis
keefektif model pembelajaran inkuiri terbimbing untuk meningkatkan pemahaman
konsep pada pembelajaran IPA.
Metode dalam penelitian ini yaitu metode quasi eksperiment. Desain
penelitian ini yaitu Non-equivalent group design. Desain penelitian ini
menggunakan kelas kontroldan kelas eksperimen Populasi yang digunakan dalam
penelitian ini yaitu siswa kelas VIII di SMP Negeri 12 Magelang. Teknik
pengambilan sampel pada penelitin ini menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal pretest dan posttest
berbasis literasi sains yang sudah diuji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data
yang digunakan dalam penelitian ini yaitu uji normalitas, uji homogenitas,
kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis. Selanjutnya dilakukan uji N-gain untuk
meningkatkan pemahaman konsep pada siswa.
Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan pemahaman konsep
pada siswa yang menggunakan model pembelajar inkuiri terbimbing. Peningkatan
hasil pemahaman konsep siswa dapat dilihat dari uji N-Gain yaitu sebesar 0,59 yang
berkategori sedang. Adanya perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa
menunjukkan bahwa adanya pengaruh model pembelajaran terhadap kemampuan
pemahaman konsep siswa. Kesimpulan dari penelitian ini, model pembelajaran
inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa pada
pembelajaran IPA.
Tidak tersedia versi lain