Text
SKRIPSI ANALISIS STABILITAS PERKUATAN LERENG (STUDI KASUS KELONGSORAN LERENG DI DESA ADIPURO KABUPATEN MAGELANG)
Bencana tanah longsor merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Kabupaten Magelang termasuk wilayah yang memiliki tingkat kerawanan longsor tinggi karena didominasi oleh topografi pegunungan, kondisi lereng yang curam, serta curah hujan yang tinggi. Salah satu lokasi yang mengalami kejadian longsor adalah Dusun Prampelan, Desa Adipuro, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, namun belum terdapat upaya penanggulangan pada lokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas perkuatan lereng. Metode perkuatan lereng yang digunakan meliputi dinding penahan tanah tipe gravitasi, kantilever, dan gabion. Metode tersebut dipilih karena relevan untuk diterapkan pada tipe longsoran yang ada pada lokasi, serta perkuatan lereng tersebut memungkinkan untuk diterapkan pada lokasi. Penelitian diawali dengan studi literatur, dilanjutkan pengambilan data primer melalui survei lokasi dan pengujian laboratorium (kadar air, berat jenis, analisis ukuran butir, dan uji triaksial). Analisis stabilitas dinding penahan tanah dilakukan secara manual dan menggunakan perangkat lunak GEO5, kemudian dibandingkan hasil dari ketiga metode tersebut sehingga akan terlihat metode mana yang menghasilkan nilai faktor kemanan paling tinggi. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh tipe dinding penahan tanah (gravitasi, kantilever, dan gabion) berada dalam kondisi aman terhadap guling, geser, maupun daya dukung, baik berdasarkan perhitungan manual maupun analisis GEO5. Berdasarkan perhitungan manual, dinding gabion menunjukkan nilai faktor keamanan tertinggi. Namun berdasarkan hasil analisis GEO5, dinding tipe kantilever lebih direkomendasikan karena memiliki nilai stabilitas yang paling tinggi.
Tidak tersedia versi lain