Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MEDIA ARANG AKTIF TEMPURUNG KELAPA BERDASARKAN NILAI IODIN TERHADAP PENURUNAN ESCHERICHIA COLI PADA PROSES FILTRASI AIR BERSIH
Air Sungai Kalibening yang digunakan di Pondok Selamat Kabupaten Magelang masih mengandung Escherichia coli sebesar 2000 cfu/100ml dan belum memenuhi baku mutu mikrobiologi sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023, yaitu 0 cfu/100 ml. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas media arang aktif tempurung kelapa berdasarkan nilai iodin dalam menurunkan kadar Escherichia coli pada proses filtrasi air bersih. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 3 × 3 dengan variasi nilai iodin 600, 800, dan 1000 mg/g serta waktu kontak 8, 16, dan 24 menit. Adapun media rapid sand filter menggunakan RAL 1 faktorial dengan variasi waktu kontak 8, 16 dan 24 menit. Analisis Escherichia coli dilakukan dengan metode membrane filtration, analisis data menggunakan Two Way ANOVA dan Post Hoc Test Tukey. Efektivitas media filtrasi dihitung berdasarkan penurunan konsentrasi Escherichia coli antara air sebelum filtrasi dan air setelah filtrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai iodin, waktu kontak, dan interaksi keduanya berpengaruh signifikan terhadap penurunan Escherichia coli (p < 0,001). Kombinasi nilai iodin 1000 mg/g dan waktu kontak 24 menit memberikan hasil terbaik dengan kadar Escherichia coli sebesar 24 cfu/100 ml dan efektivitas media filtrasi 98%. Rapid sand filter tanpa media arang aktif tempurung kelapa memiliki kemampuan dalam menurunkan Escherichia coli, tetapi efektivitasnya masih relatif rendah, yaitu sebesar 18–32%
Tidak tersedia versi lain