Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE DIPADU READING QUESTIONING ANSWERING TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMAN 5 MAGELANG MATERI SISTEM PERTAHANAN TUBUH
Keterampilan berpikir kritis dan pemahaman konsep merupakan dua
kemampuan penting dalam pembelajaran biologi, khususnya pada materi sistem
pertahanan tubuh yang bersifat abstrak dan kompleks. Hasil prapenelitian di SMAN
5 Magelang menunjukkan bahwa kedua kemampuan tersebut masih belum optimal,
yang diduga disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang
teacher-centered. Salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan ini adalah
model pembelajaran Think Pair Share (TPS) yang dipadukan dengan Reading
Questioning Answering (RQA), karena tahap membaca dan merumuskan
pertanyaan pada RQA diharapkan dapat membekali siswa sebelum memasuki tahap
diskusi pada TPS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model
pembelajaran TPS dipadu RQA terhadap keterampilan berpikir kritis dan
pemahaman konsep siswa SMAN 5 Magelang pada materi sistem pertahanan tubuh.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi
experimental design tipe Nonequivalent Control Group Design. Sampel ditentukan
menggunakan teknik cluster sampling, terdiri atas kelas XI IPA 1 sebagai kelompok
eksperimen (n=32) yang mendapat pembelajaran TPS-RQA dan kelas XI IPA 2
sebagai kelompok kontrol (n=32) yang mendapat pembelajaran TPS. Data
dikumpulkan melalui pretest dan posttest menggunakan soal esai untuk mengukur
keterampilan berpikir kritis dan soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman
konsep, kemudian dianalisis menggunakan uji ANCOVA dengan skor pretest
sebagai kovariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TPS-RQA tidak memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis siswa (Sig. = 0,086
> 0,05), meskipun rata-rata skor posttest kelas eksperimen secara deskriptif tetap
lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Sebaliknya, model TPS-RQA memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep siswa (Sig. = 0,000 < 0,05),
dengan kontribusi model yang tergolong besar terhadap peningkatan pemahaman
konsep. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa integrasi tahap
reading dan questioning ke dalam sintaks TPS lebih efektif dalam memperkuat
pemahaman konsep dibandingkan pengembangan keterampilan berpikir kritis
siswa pada materi sistem pertahanan tubuh.
Tidak tersedia versi lain