Text
SKRIPSI STUDI ETNOBOTANI PEMANFAATAN TANAMAN BAMBU PADA TRADISI MASYARAKAT KECAMATAN KEDU TEMANGGUNG DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI ENSIKLOPEDIA
Indonesia termasuk dalam negara dengan tingkat keanekaragaman hayati tertinggi,
dengan memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang beragam dan tersebar di
berbagai daerah. Salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dan umum
digunakan oleh masyarakat adalah bambu. Pengetahuan masyarakat mengenai
pemanfaatan tanaman bambu sebagai bagian dari kearifan lokal mulai mengalami
pengikisan akibat perkembangan zaman. Tanaman bambu mempunyai beragam
manfaat, salah satunya yaitu sebagai produk kerajinan. Sehingga diperlukan studi
etnobotani untuk mendokumentasikan, dan melestarikan berbagai bentuk
pemanfaatan tanaman bambu yang masih berkembang di masyarakat serta disusun
dalam bentuk Ensiklopedia. Salah satu kawasan yang berpotensi untuk dilakukan
penelitian mengenai pemanfaatan tanaman bambu adalah Kecamatan Kedu
Kabupaten Temanggung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui studi
etnobotani pemanfaatan tanaman bambu oleh masyarakat di Kecamatan Kedu serta
mengetahui kelayakan produk Ensiklopedia Pemanfaatan Tanaman Bambu.
Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan R&D
(Research and Development). Model pengembangan yang dilakukan adalah model
4D yang dibatasi sampai dengan 3D yaitu tahap Development (Pengembangan).
Teknik pengumpulan data etnografi melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi, sedangkan teknik pengumpulan data 4D melalui uji kelayakan
Ensiklopedia oleh ahli materi dan ahli media serta uji keterbacaan buku.
Pengambilan data dilakukan dengan teknik snowball sampling, yaitu penentuan
informan secara bertahap berdasarkan rekomendasi dari informan sebelumnya.
Produk yang dihasilkan dari penelitian ini adalah Ensiklopedia Pemanfaatan
Tanaman Bambu. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Kecamatan Kedu
di dapatkan 35 produk. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 3 jenis bambu yang
digunakan yaitu Bambu Apus (Gigantochloa apus), Bambu Legi (Gigantochloa
atter) dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper). Ensiklopedia Etnobotani
Pemanfaatan Tanaman Bambu di Kecamatan Kedu yang dikembangkan dinyatakan
layak digunakan sebagai sumber informasi dengan persentase validasi ahli materi
sebesar 82% dengan kategori sangat layak dan validasi ahli media sebesar 75%
dengan kategori layak. Hasil respon masyarakat terhadap ensiklopedia yang
dikembangkan menunjukan rata-rata total persenta sesebesar 91,14% dengan
kategori sangat layak digunakan sebagai sumber informasi penunjang tambahan.
Tidak tersedia versi lain