Text
SKRIPSI IDENTIFIKASI KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN FAMILI MORACEAE DI KAWASAN ZONA C KEBUN RAYA GUNUNG TIDAR DAN PENGEMBANGANYA SEBAGAI BUKU REFERENSI BIOLOGI
Indonesia sebagai negara yang terletak di garis khatulistiwa beriklim tropis
mendukung keberlangsungan kehidupan tanaman. Kebun Raya Gunung Tidar
merupakan salah satu kawasan konservasi yang terletak pada bentang kawasan
dengan hujan dan kelembaban tinggi memiliki keanekaragaman tumbuhan yang
tinggi, termasuk tumbuhan famili Moraceae yang tumbuh secara alami dan
melimpah. Meskipun demikian, informasi mengenai keanekaragaman serta potensi
pemanfaatan tumbuhan famili Moraceae di kawasan tersebut masih terbatas, begitu
pula dengan ketersediaan sumber informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Oleh karena itu, menjadi penting untuk dilakukan penelitian mengenai
keanekaragaman tanaman famili Moraceae dan pengembangan buku referensi
sebagai bentuk sumber informasi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi jenis tumbuhan famili Moraceae, menganalisis indeks
keanekaragaman spesies famili Moraceae, serta menganalisis kelayakan buku
referensi yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode mixed method
dengan dua tahapan penelitian yaitu deskriptif eksploratif dan pengembangan.
Tahapan pertama menggunakan metode teknik sampling kuadrat dengan Systematic
Grid Plot untuk mengidentifikasi tanaman Moraceae berdasarkan morfologi pada
area kawasan zona c. Tahapan kedua menggunakan model 4-D yang dibatasi
menjadi 3-D (define, design, dan develop) untuk mengetahui kelayakan buku
referensi. Hasil penelitian deskriptif eksploratif menunjukkan bahwa ditemukan
terdapat 62 individu dengan 10 spesies tumbuhan yang berasal dari 3 genus famili
Moraceae yaitu 1 spesies dari genus Morus, 2 spesies dari genus Artocarpus, dan 7
spesies dari genus Ficus. Hasil indeks keanekaragaman spesies tanaman famili
Moraceae berada pada kategori sedang dengan nilai indeks Shannon-Wiener (H’)
sebesar 2,22 dengan kategori sedang. Hasil penilaian kelayakan buku referensi
memperoleh hasil validasi ahli pada kategori sangat layak, dengan persentase
sebesar 83% dari ahli materi, 77% dari ahli media, dan diperkuat dari hasil uji
respons keterbacaan masyarakat sebesar 92% dengan kategori tinggi. Secara
keseluruhan, buku referensi memenuhi kriteria kelayakan sehingga sangat layak
digunakan sebagai referensi tambahan dalam menambah pengetahuan pembaca.
Tidak tersedia versi lain