Text
SKRIPSI PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIMAS ERIC TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI SISTEM INDRA DI MAN KOTA MAGELANG
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan permasalahan rendahnya capaian
hasil belajar kognitif serta kemampuan berpikir kritis peserta didik yang belum
berkembang secara optimal. Hasil observasi dan wawancara di MAN Kota
Magelang menunjukkan bahwa proses pembelajaran biologi masih didominasi
penggunaan metode ceramah dengan pendekatan yang berpusat pada guru.
Kondisi tersebut menyebabkan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran
menjadi terbatas sehingga pemahaman konsep cenderung bersifat hafalan dan
kurang mendorong pengembangan kemampuan berpikir kritis. Salah satu
alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah
penggunaan model pembelajaran Simas Eric yang berlandaskan pendekatan
konstruktivistik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model
pembelajaran Simas Eric terhadap hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir
kritis peserta didik pada materi sistem indra. Penelitian menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen berupa nonequivalent control group
design. Subjek penelitian menggunakan kelas XI D sebagai kelas eksperimen dan
kelas XI E sebagai kelas kontrol dengan teknik pengambilan sampel yaitu teknik
purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan instrumen tes
hasil belajar kognitif dan tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan sebelum
(pretest) dan sesudah perlakuan (post-test). Data kemudian dianalisis melalui
statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas,
serta uji statistik non parametrik Mann–Whitney U.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test hasil belajar
kognitif pada kelas eksperimen mencapai 84,17, sedangkan kelas kontrol
memperoleh rata-rata 81,94. Hasil uji Mann–Whitney U menghasilkan nilai
signifikansi sebesar 0,010 (< 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang
signifikan antara kedua kelompok. Pada aspek kemampuan berpikir kritis, rata
rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 77,78, sementara kelas kontrol
sebesar 73,33. Hasil pengujian Mann–Whitney U menunjukkan nilai signifikansi
0,008 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas.
Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model
pembelajaran Simas Eric berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar kognitif
dan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem indra di MAN
Kota Magelang.
Tidak tersedia versi lain