Text
SKRIPSI RANCANG BANGUN SISTEM PENGUJIAN MIC PAIRING MIKROFON ELEKTERET BERBASIS ESP32 BERDASARKAN RESPONS INTENSITAS LUARAN PADA FREKUENSI 20HZ-20KHZ
Proses mic pairing (pencocokan mikrofon stereo) di PT Seruni Karya Indonesia saat ini masih dilakukan
secara manual, yang berdampak pada inefisiensi waktu dan rentan terhadap subjektivitas pendengaran
manusia. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan membangun
sistem pengujian mic pairing otomatis untuk mikrofon elektret berbasis mikrokontroler ESP32. Sistem
ini dirancang untuk mengakuisisi dan menganalisis respons intensitas luaran mikrofon pada rentang
frekuensi 20 Hz hingga 20 kHz. Perangkat keras penyusun utama meliputi modul DAC PCM5102A
sebagai pembangkit sinyal stimulus logarithmic frequency sweep, modul pre-amplifier MAX4466,
multiplexer CD74HC4067 untuk mengakomodasi pengujian 20 mikrofon secara simultan, serta ADC
eksternal PCM1808 24-bit untuk konversi data presisi tinggi melalui protokol I2S. Pemrosesan sinyal
digital dilakukan menggunakan algoritma Fast Fourier Transform (FFT) yang dikombinasikan dengan
metode Peak Detector guna menentukan intensitas puncak (dB) dan titik frekuensi resonansi . Mikrofon
kemudian diklasifikasikan secara otomatis ke dalam kelompok pasangan identik dengan batas toleransi
±1 dB. Pengujian kinerja sistem divalidasi menggunakan perangkat lunak Room EQ Wizard (REW).
Hasil penelitian menunjukkan tingkat kesalahan atau Mean Absolute Percentage Error (MAPE)
pembacaan frekuensi sangat rendah, yaitu sebesar 2,47%. Dari segi performa klasifikasi, algoritma
terbukti bekerja secara objektif dan rigid sesuai batasan matematika yang ditetapkan. Selain itu, sistem
ini mampu menyelesaikan siklus pengujian 20 unit mikrofon hanya dalam waktu 35 detik, dibandingkan
metode manual yang membutuhkan 1.260 detik. Hal ini mengindikasikan peningkatan efisiensi waktu
yang sangat signifikan sebesar 97,22%. Kesimpulannya, instrumen otomasi ini berhasil mempercepat
laju produksi mic pairing, menghilangkan unsur subjektivitas pendengaran, serta meminimalisir
kesalahan pencatatan data.
Tidak tersedia versi lain