Text
SKRIPSI EVALUASI KINERJA PIPA JARINGAN DISTRIBUSI UTAMA MATA AIR KALIMAS I PERUMDA AIR MINUM KOTA MAGELANG MENGGUNAKAN SOFTWARE EPANET 2.2
Keandalan jaringan perpipaan air bersih di Indonesia masih menjadi isu yang belum
sepenuhnya terselesaikan. Rendahnya tekanan dan tingginya kehilangan energi masih
menjadi permasalahan pada jaringan distribusi yang berpotensi menyebabkan pelayanan
tidak memenuhi standar dan merugikan pelanggan. Di sisi lain, tantangan operasional
berupa penuaan umur pipa, pertumbuhan jumlah penduduk, dan kondisi topografi wilayah
dapat memperburuk kinerja jaringan distribusi. Penelitian ini melakukan evaluasi kinerja
dan optimasi jaringan distribusi utama di wilayah Magelang Utara melalui pemodelan
hidraulik menggunakan EPANET 2.2 dan kalibrasi berdasarkan metode secant. Hasil
kalibrasi menunjukkan adanya peningkatan kesesuaian model, dengan nilai mean error
yang menurun dari 1,746 menjadi 0,704 dan RMS error dari 1,880 menjadi 0,950.
Berdasarkan model tersebut ditemukan sebanyak 69% titik pelayanan memiliki tekanan di
bawah kriteria pelayanan. Optimasi melalui perubahan roughness menjadi 130 mampu
menurunkan presentase titik dengan tekanan rendah menjadi 24%, sedangkan pembesaran
diameter pipa utama menjadi 300 milimeter mampu menurunkannya menjadi 10%. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa pembesaran diameter pipa utama berhasil menurunkan
persentase titik pelayanan bertekanan rendah secara lebih besar dibandingkan perubahan
roughness, sehingga memberikan respons peningkatan kinerja hidraulis yang lebih baik.
Tidak tersedia versi lain