Text
SKRIPSI ANALISIS BAHAYA KEBAKARAN PADA GEDUNG FAKULTAS TEKNIK 3 UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG DENGAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA)
Bahaya kebakaran merupakan salah satu risiko utama pada bangunan gedung,
khususnya di lingkungan perguruan tinggi yang memiliki aktivitas laboratorium
serta penggunaan instalasi listrik dengan intensitas tinggi. Risiko tersebut
berpotensi menimbulkan kerugian material, mengganggu proses akademik, dan
mengancam keselamatan penghuni gedung. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis potensi bahaya kebakaran pada Gedung Fakultas Teknik 3 Universitas
Tidar Magelang serta merumuskan upaya pencegahan dan penanggulangan yang
sesuai berdasarkan tingkat risiko yang teridentifikasi.
Metode penelitian menggunakan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA)
dengan pendekatan survei kuantitatif melalui instrumen kuesioner. Penilaian risiko
dilakukan berdasarkan tiga parameter, yaitu Severity (S), Occurrence (O), dan
Detection (D), yang menghasilkan nilai Risk Priority Number (RPN). Objek
penelitian mencakup 16 ruangan yang terdiri atas tujuh laboratorium dan sembilan
ruang akademik serta administrasi pada Gedung Fakultas Teknik 3 Universitas
Tidar Magelang.
Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh ruangan memiliki potensi bahaya
kebakaran dengan tingkat risiko yang bervariasi, laboratorium transportasi
memiliki nilai RPN tertinggi sebesar 199 akibat penggunaan gas, aspal, dan api,
sedangkan Ruang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum memiliki nilai
terendah sebesar 49. Rekomendasi pengendalian meliputi eliminasi, substitusi,
pengendalian administratif, alat pelindung diri.
Tidak tersedia versi lain