Text
SKRIPSI KEEFEKTIFAN MODEL FERA (FOCUS, EXPLORE, REFLECT, APPLY) BERBASIS PENDEKATAN SSI (SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES) DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA IPA SMP
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting abad ke-21 yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran IPA. Meskipun pembelajaran telah diarahkan pada student-centered learning, penerapannya belum sepenuhnya optimal dalam memfasilitasi siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis secara sistematis dan kontekstual. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah model FERA (Focus, Explore, Reflect, Apply) berbasis pendekatan SSI (Socio-Scientific Issues) yang mengintegrasikan tahapan pembelajaran sistematis dengan permasalahan sosial-ilmiah yang relevan dengan kehidupan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model FERA berbasis SSI dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa IPA SMP. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi-experiment dan desain non-equivalent control group. Populasi penelitian terdiri atas 224 siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bandongan tahun ajaran 2025/2026. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII A sebagai kelas kontrol, masing-masing terdiri atas 32 siswa. Instrumen penelitian berupa tes uraian yang disusun berdasarkan enam indikator keterampilan berpikir kritis Facione (2011), yaitu interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi, dan regulasi diri. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas, uji Mann-Whitney, dan N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dengan hasil uji Mann-Whitney yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,007 < 0,05. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,47 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,32 dengan kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa pada kelas yang menerapkan FERA berbasis SSI lebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang menerapkan FERA tanpa pendekatan SSI. Peningkatan yang lebih tinggi pada kelas eksperimen juga terlihat pada hampir seluruh indikator keterampilan berpikir kritis. Dengan demikian, model FERA berbasis SSI efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa dan dapat menjadi alternatif pembelajaran IPA yang sistematis, kontekstual, serta relevan dengan permasalahan sosial-ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.
Tidak tersedia versi lain