Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN OPENENDED LEARNING (OEL) TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA IPA SMP
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki siswa dalam pembelajaran IPA. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa masih tergolong rendah karena proses pembelajaran cenderung berpusat pada guru, sehingga kesempatan siswa untuk menganalisis, mengevaluasi, dan memecahkan masalah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Open-Ended Learning (OEL) terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Bandongan. Penelitian ini menggunakan metode quasi-experiment dengan desain Nonequivalent Control Group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VII E sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Open-Ended Learning dan kelas VII D sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran menggunakan model Direct Instruction. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian berupa enam soal uraian yang telah dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, perhitungan N-Gain, dan uji hipotesis menggunakan uji MannWhitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,452 dengan kategori sedang, sedangkan kelas kontrol sebesar 0,193 dengan kategori rendah. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi 0,001 (
Tidak tersedia versi lain