Text
SKRIPSI PENGEMBANGAN LKPD IPA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PENGENALAN SEL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK
Keterampilan berpikir kritis menjadi salah satu kompetensi penting yang harus diimiliki oleh peserta didik karena berguna di masa yang akan datang agar dapat beradaptasi dalam menghadapi tantangan kehidupan abad ke-21 yang lebih kompleks. Akan tetapi, berdasarkan skor PISA dan TIMSS yang diperoleh peserta didik Indonesia menunjukkan hasil yang rendah dari rerata skor global. Selain itu, hasil wawancara dengan guru IPA MTs Tahfidz Al-Barokah Merapi menyatakan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan salah satunya karena kurangnya bahan ajar yang terintegrasi dengan keterampilan berpikir kritis didalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa LKPD IPA berbasis Problem Based Learning (PBL) pada materi pengenalan sel untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Kelayakan LKPD IPA berbasis PBL yang dikembangkan, ditinjau dari validitas LKPD IPA, efektivitas LKPD IPA, dan respon peserta didik atas kepraktisan LKPD IPA setelah penggunaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode RnD (research and development) menggunakan model ADDIE dengan cakupan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluations. Validasi LKPD IPA berbasis PBL dilakukan oleh lima validator, yang meliputi aspek materi dan media. Uji validitas instrumen soal tes dilakukan oleh lima validator, dan uji reliabilitasnya dilakukan oleh 32 peserta didik kelas IX. LKPD IPA berbasis PBL diimplementasikan dengan desain one group pretest-posttest menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 32 peserta didik kelas IX, dan 36 peserta didik kelas VIII MTs Tahfidz Al-Barokah Merapi. Uji kepraktisan LKPD IPA berbasis PBL dilakukan oleh peserta didik. Terdapat juga lembar observasi bagi guru IPA sebagai observer dalam penelitian ini, guna memastikan keterlaksanaan sintaks PBL dalam pembelajaran selama proses penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji kevalidan produk LKPD IPA berbasis PBL yang dikembangkan memperoleh Aiken' V sebesar 0,82 dengan kategori sangat valid. Uji efektivitas dilakukan menggunakan uji N-Gain, dan memperoleh hasil 0,7478 dengan kategori tinggi. Uji kepraktisan LKPD IPA berbasis PBL dilakukan oleh peserta didik, dan diperoleh rata-rata sebesar 92,5% dengan kategori sangat praktis. Hasil observasi dari lembar observasi yang dilakukan oleh guru IPA MTs Tahfidz Al-Barokah Merapi menunjukkan hasil bahwa sintaks PBL terlaksana dengan kategori sangat baik yang ditunjukkan dengan hasil besaran persentase yaitu 96%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD IPA berbasis PBL pada materi pengenalan sel valid, efektif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik, dan praktis diimplementasikan dalam pembelajaran.
Tidak tersedia versi lain