Text
SKRIPSI PENGEMBANGAN BUKU AJAR TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI BERBASIS LINGKUNGAN HIDUP UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X SMK DI KABUPATEN MAGELANG
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan menulis siswa
Magelang serta belum tersedianya buku ajar teks laporan hasil observasi (LHO)
yang kontekstual bagi siswa kelas X SMK di Kabupaten Magelang. Buku ajar
utama yang digunakan selama ini masih menyajikan contoh teks yang kurang
relevan dengan potensi lingkungan hidup di sekitar siswa sehingga belum mampu
mendorong keterlibatan aktif maupun kemampuan berpikir kritis mereka.
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kondisi buku ajar teks
LHO, (2) mendeskripsikan kebutuhan buku ajar teks LHO, dan (3) menghasilkan
desain pengembangan buku ajar teks LHO berbasis lingkungan hidup bagi peserta
didik kelas X SMK di Kabupaten Magelang.
Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) model
Sugiyono yang dibatasi pada lima tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan
data, desain produk, validasi desain, dan revisi desain. Subjek penelitian meliputi
guru dan siswa kelas X di tiga SMK di Kabupaten Magelang, yakni SMK
Muhammadiyah Bandongan, SMK Ma'arif Walisongo Kajoran, dan SMK Satya
Pratama Salaman. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, angket kebutuhan,
serta angket validasi ahli materi, ahli media, dan guru Bahasa Indonesia yang
kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku teks utama yang digunakan
secara umum telah memenuhi standar kurikulum, tetapi masih memiliki
kekurangan, antara lain minimnya rujukan akademik, pemodelan langkah menulis
teks LHO yang kurang memadai, serta contoh teks yang bersifat umum dan tidak
relevan dengan lingkungan sekitar siswa.
Hasil analisis kebutuhan menunjukkan guru dan siswa memerlukan buku
ajar pendamping yang sistematis, komunikatif, bervisual menarik, serta memuat
contoh dan penugasan berbasis observasi lingkungan lokal. Berdasarkan temuan
tersebut, dikembangkan buku ajar teks LHO berbasis lingkungan hidup Kabupaten
Magelang yang mengangkat kekayaan ekosistem lokal, yaitu Sungai Progo, Hutan
Pinus Kragilan, Ikan Beong, dan Negeri Sayur Sukomakmur. Produk ini telah
divalidasi oleh ahli materi, ahli media, dan guru Bahasa Indonesia dengan hasil
kategori sangat baik.
Tidak tersedia versi lain