Text
SKRIPSI PELANGGARAN MAKSIM KESANTUNAN DALAM NOVEL MOZACHIKO KARYA POPPI PERTIWI DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS NEGOSIASI DI SMA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pelanggaran kesantunan berbahasa yang
ditemukan dalam dialog antartokoh pada novel Mozachiko karya Poppi Pertiwi.
Dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai tuturan yang melanggar prinsip
kesantunan sehingga berpotensi menimbulkan konflik dan ketidakharmonisan
dalam interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk
pelanggaran kesantunan berbahasa dan faktor penyebab pelanggaran kesantunan
dalam novel Mozachiko karya Poppi Pertiwi dan mengimplementasikan hasil
penelitian sebagai bahan ajar menulis teks negosiasi pada pembelajaran Bahasa
Indonesia kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif
kualitatif. Data dikumpulkan melalui metode simak yang didukung dengan teknik
catat. Sumber data penelitian berupa percakapan antartokoh yang terdapat dalam
novel Mozachiko karya Poppi Pertiwi. Data yang telah diperoleh kemudian
dianalisis dengan menggunakan teori prinsip kesantunan yang dikemukakan oleh
Leech (1993). Kemudian, faktor-faktor penyebab pelanggaran kesantunan
berbahasa dianalisis menggunakan teori ketidaksantunan yang dikembangkan oleh
Culpeper (1996). Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan pelanggaran pada
seluruh maksim kesantunan yang meliputi maksim kearifan, kedermawanan,
pujian, kerendahan hati, kesepakatan, dan kesimpatian. Faktor penyebab
pelanggaran kesantunan meliputi hubungan sosial antarpenutur dan mitra tutur,
perbedaan tingkat sosial antarpenutur dan mitra tutur, serta kesengajaan penutur
untuk tidak menjaga muka mitra tutur. Hasil penelitian ini diimplementasikan
dalam bentuk modul ajar menulis teks negosiasi untuk peserta didik kelas X SMA
pada materi teks negosiasi.
Tidak tersedia versi lain