Text
SKRIPSI EVALUASI KECERNAAN BAHAN KERING, BAHAN ORGANIK, DAN pH RUMEN RANSUM DOMBA BERBASIS SILASE RED NAPIER YANG DIBERI INULIN SEBAGAI PREBIOTIK
ABSTRAK
SUN DUTA FIRMANSYAH. Evaluasi Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, dan pH Rumen Ransum Domba Berbasis Silase Red Napier yang diberi Inulin sebagai Prebiotik. Dibimbing oleh MOHAMAD HARIS SEPTIAN, S.Pt., M.Pt. dan Dr. RAHMA WULAN IDAYANTI, S.Pt., M.Si.
Ransum berbasis silase yang diberi inulin berpotensi menjadi pakan fungsional, karena didalamnya sudah terkandung prebiotik yang dapat menambah kualitas silase serta mempermudah bagi mikroba rumen untuk mendegradasi pakan. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi nilai kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), dan pH rumen dalam ransum domba berbasis silase red napier yang diberi inulin sebagai prebiotik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 kali ulangan, sebagai berikut: P0 (Konsentrat 30% + rumput red napier 70%), P1 (Konsentrat 30% + rumput red napier 35% + silase rumput red napier 35%), dan P2 (Konsentrat 30% + silase rumput red napier 70%). Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan ransum domba berbasis silase red napier berpengaruh nyata (P0,05) terhadap pH rumen. Nilai KcBK dan KcBO tertinggi terdapat pada P2 (64,89±1,50 & 65,29±0,35) dan terendah pada P0 (62,48±1,99 & 62,93±0,35). Nilai pH rumen pada semua perlakuan menunjukkan rataan 6,34-6,40 yang masih tergolong normal. Berdasarkan hasil penelitan dapat disimpulkan bahwa ransum domba berbasis silase red napier yang diberi inulin sebagai prebiotik efektif dalam meningkatkan kecernaan pakan secara in vitro.
Kata kunci: inulin, in vitro, kecernaan, red napier, silase
Tidak tersedia versi lain