Text
SKRIPSI ANALISIS PERTUMBUHAN LARVA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) PADA FERMENTASI MEDIA LIMBAH AGROINDUSTRI YANG BERBEDA
ABSTRAK
ATIKA NUR OKTA. Analisis Pertumbuhan Larva Black Soldier Fly (Hermetia illucens) pada Fermentasi Media Limbah Agroindustri yang Berbeda. TRI PUJI RAHAYU dan PRADIPTA BAYUAJI PRAMONO.
Larva Black Soldier Fly (BSF) merupakan organisme pengurai yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber protein alternatif pakan ternak. Pertumbuhan larva BSF dipengaruhi oleh kualitas media, sehingga diperlukan media dengan kandungan nutrisi yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pertumbuhan larva BSF pada media limbah agroindustri yang difermentasi menggunakan air cucian beras. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan enam ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis media fermentasi berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap bobot tubuh, panjang tubuh, dan biomassa individu larva BSF. Perlakuan fermentasi ampas tahu (P1) menghasilkan bobot tubuh tertinggi 0,107 g/ekor dan panjang tubuh 14,087 mm/ekor, sedangkan biomassa individu fermentasi ampas kelapa (147,970 mg/ekor) tidak berbeda nyata dengan media fermentasi ampas tahu (144, 053 mg/ekor). Sebaliknya, media fermentasi ampas ketela menghasilkan pertumbuhan terendah. Dengan demikian, media fermentasi ampas tahu merupakan media yang paling efektif dalam mendukung pertumbuhan larva Black Soldier Fly (BSF).
Kata kunci: Air cucian beras, laju pertumbuhan, larva BSF, limbah agroindustri.
Tidak tersedia versi lain