Text
SKRIPSI EVALUASI KANDUNGAN SK, NDF, DAN ADF PADA DAUN SALAK (Salacca zalacca var. pondoh) YANG DIFERMENTASI DENGAN Trichoderma harzianum
ABSTRAK
MUHAMMAD HERFA SETIAWAN. Evaluasi Kandungan SK, NDF, dan ADF pada Daun Salak (Salacca zalacca var. pondoh) yang Difermentasi dengan Trichoderma harzianum. Dibimbing oleh Dr. LILIS HARTATI, S.Pt., M.P. sebagai pembimbing pertama dan MOHAMAD HARIS SEPTIAN, S.Pt., M.Pt. sebagai pembimbing kedua.
Daun salak merupakan salah satu limbah perkebunan yang tersedia dalam jumlah melimpah, namun pemanfaatannya sebagai bahan pakan alternatif masih terbatas. Salah satu kendala dalam pemanfaatan daun salak sebagai pakan adalah kandungan fraksi serat yang relatif tinggi, sehingga perlu dilakukan pengolahan untuk memperbaiki kualitasnya. Fermentasi menggunakan Trichoderma harzianum merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan karena mikroba ini mampu menghasilkan enzim pendegradasi serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kandungan fraksi serat, khususnya Serat Kasar (SK), Neutral Detergent Fiber (NDF), dan Acid Detergent Fiber (ADF), pada daun salak yang difermentasi menggunakan T. harzianum dengan dosis berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 = fermentasi daun salak tanpa penambahan Trichoderma harzianum, P1 = penambahan Trichoderma harzianum 3%, P2 = penambahan Trichoderma harzianum 6%, dan P3 = penambahan Trichoderma harzianum 9%. Fermentasi dilakukan selama 10 hari. Data dianalisis menggunakan One Way ANOVA, dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dan Uji Polinomial Orthogonal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi menggunakan T. harzianum berpengaruh terhadap kandungan SK, NDF, dan ADF. Perlakuan P2 menghasilkan kandungan fraksi serat terendah, yaitu SK sebesar 21,06±0,9%, NDF sebesar 60,71±1,31%, dan ADF sebesar 37,58±2,10%. Berdasarkan Uji Polinomial Orthogonal, titik optimum penurunan fraksi serat diperoleh pada dosis 6,99% untuk SK, 7,06% untuk NDF, dan 6,83% untuk ADF. Berdasarkan hasil tersebut, dosis Trichoderma harzianum yang dapat direkomendasikan dalam fermentasi daun salak adalah sebesar 7%.
Kata kunci: daun salak, fermentasi, Trichoderma harzianum, fraksi serat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain