Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS BRILLIANT BLUE FCF PADA BERBAGAI KONSENTRASI SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN PEWARNA EOSIN TERHADAP AKURASI PENGUJIAN SEL SPERMA SAPI
ABSTRAK
YESICA NEHE. Efektivitas Brilliant Blue FCF pada Berbagai Konsentrasi sebagai Alternatif Bahan Pewarna Eosin terhadap Akurasi Pengujian Sel Sperma Sapi. Dibimbing oleh LABIB ABDILLAH dan GALY HARDYTA
Eosin merupakan pewarna yang umum digunakan dalam evaluasi kualitas spermatozoa, namun berpotensi memengaruhi integritas membran sel sehingga dapat menimbulkan bias pengamatan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas brilliant blue FCF sebagai alternatif eosin dalam pengujian kualitas spermatozoa sapi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan dan enam ulangan, yaitu eosin 2% sebagai kontrol serta brilliant blue FCF 1,4%, 1,6%, dan 1,8%. Parameter yang diamati meliputi kemampuan pewarnaan, osmolalitas larutan, viabilitas, abnormalitas, dan morfometri kepala spermatozoa. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan uji Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh konsentrasi brilliant blue FCF mampu menghasilkan visualisasi spermatozoa yang jelas dan seluruh larutan pewarna tergolong hipoosmotik. Seluruh konsentrasi brilliant blue FCF berbeda nyata dengan eosin pada parameter viabilitas. Pada parameter abnormalitas, brilliant blue FCF 1,4% setara dengan eosin, sedangkan pada parameter morfometri kepala, brilliant blue FCF 1,4% dan 1,8% setara dengan eosin serta seluruh perlakuan menghasilkan ukuran kepala dalam rentang normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brilliant blue FCF berpotensi digunakan sebagai alternatif eosin, dengan konsentrasi 1,4% sebagai perlakuan yang paling konsisten mendekati karakteristik pengukuran eosin.
Kata kunci: Abnormalitas spermatozoa, brilliant Blue FCF, eosin, morfometri spermatozoa, osmolalitas, , viabilitas spermatozoa.
Tidak tersedia versi lain