Text
SKRIPSI PENGARUH INTERVAL PEMBERIAN DAN KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR (POC) NASA TERHADAP KANDUNGAN SERAT TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L.)
ABSTRAK
RAHAYAU VERSIANENTI PUTRI. Pengaruh Interval Pemberian dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair (POC) Nasa terhadap Kandungan Serat Tanaman Kailan (Brassica oleracea L.). Dibimbing oleh MUZAYYANAH RAHMIYAH dan EKA NUR JANNAH.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval pemberian dan konsentrasi pupuk organik cair (POC) NASA serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan kandungan serat tanaman kailan (Brassica oleracea (L.)). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dua faktor dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah interval pemberian POC NASA yang terdiri atas interval 1 minggu sekali (I1), 2 minggu sekali (I2), dan 3 minggu sekali (I3). Faktor kedua adalah konsentrasi POC NASA yang terdiri atas 0 ml L⁻¹ (K0), 10 ml L⁻¹ (K1), 15 ml L⁻¹ (K2), dan 20 ml L⁻¹ (K3). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, lingkar batang, berat konsumsi, dan kandungan serat. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam, dilanjutkan dengan uji polinomial ortogonal pada perlakuan yang berpengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval pemberian POC NASA tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Konsentrasi POC NASA berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, lingkar batang, dan berat konsumsi. Konsentrasi optimum berdasarkan uji polinomial orthogonal berturut-turut adalah 12,7 ml L⁻¹ untuk tinggi tanaman, 12,6 ml L⁻¹ untuk jumlah daun, 12,7 ml L⁻¹ untuk lingkar batang, dan 12,3 ml L⁻¹ untuk berat konsumsi. Interaksi antara interval pemberian dan konsentrasi POC NASA berpengaruh nyata terhadap jumlah daun dan lingkar batang. Kandungan serat tanaman menunjukkan kecenderungan meningkat seiring meningkatnya interval pemberian dan konsentrasi POC NASA, dengan kandungan serat tertinggi diperoleh pada kombinasi perlakuan I3K3 sebesar 2,94%, sedangkan kandungan serat terendah terdapat pada perlakuan I1K0 sebesar 1,31%.
Kata kunci : interval pemberian, kailan, kandungan serat, konsentrasi, POC NASA
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain