Text
SKRIPSI NILAI pH, NH3, DAN JUMLAH PROTOZOA CAIRAN RUMEN PAKAN LIMBAH CARICA, KUBIS, SERTA DAUN WORTEL YANG DIUJI SECARA IN VITRO
ABSTRAK
BRIMAS RIJAL MAULANA. Nilai pH, NH3, dan Jumlah Protozoa Cairan Rumen Pakan Limbah Carica, Kubis, Serta Daun Wortel Yang Diuji Secara In Vitro. Dibimbing oleh Dr. LILIS HARTATI, S.Pt., M.P. dan Dr. RAHMA WULAN IDAYANTI, S.Pt., M.Si..
Ketersediaan hijauan pakan yang semakin terbatas akibat alih fungsi lahan dan ketergantungan terhadap musim mendorong pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan alternatif ternak ruminansia. Limbah carica, limbah kubis, serta daun wortel memiliki potensi sebagai sumber nutrien yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai pH, konsentrasi amonia (NH₃), dan jumlah protozoa cairan rumen pada pakan limbah carica, limbah kubis, dan daun wortel yang diuji secara in vitro gas test. Metode yang digunakan eksploratif kuantitatif. Sampel difermentasi menggunakan metode in vitro gas test, variabel yang diukur nilai pH, NH₃, dan jumlah protozoa. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH cairan rumen pada limbah kulit dan biji carica, limbah kubis, dan daun wortel sebesar 6,24; 6,16; dan 6,12. Konsentrasi NH₃ yang dihasilkan sebesar 16,42; 20,75; dan 14,75 mM, dan jumlah protozoa sebesar 4,2 × 10⁵; 5,9 × 10⁵; dan 5,6 × 10⁵ sel/ml. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa limbah kulit dan biji carica, limbah kubis, dan daun wortel berpotensi sebagai pakan alternatif ternak ruminansia menghasilkan karakteristik fermentasi rumen yang normal.
Kata Kunci: limbah carica, limbah kubis, daun wortel, fermentasi rumen, in vitro.
Tidak tersedia versi lain