Text
SKRIPSI PENGARUH DOSIS PUPUK KALIUM KLORIDA DAN WAKTU PEMANGKASAN PUCUK TERHADAP HASIL TANAMAN TERUNG HIJAU BULAT (Solanum melongena L. var. Kenari)
ABSTRAK
IFA NUR INAYAH. Pengaruh Dosis Pupuk Kalium Klorida dan Waktu Pemangkasan Pucuk terhadap Hasil Tanaman Terung Hijau Bulat (Solanum Melongena L. var. Kenari). Dibimbing oleh AGUS SUPRAPTO dan AYU LESTIYANI.
Terung hijau bulat (Solanum melongena L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun produktivitasnya masih berfluktuasi sehingga diperlukan teknik budidaya yang tepat untuk meningkatkan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dosis pupuk KCl dan waktu pemangkasan pucuk terhadap hasil tanaman terung hijau bulat. Penelitian dilaksanakan pada Februari–April 2026 menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) pola faktorial 4 × 3 yang terdiri atas dua faktor, yaitu dosis pupuk KCl (0, 100, 200, dan 300 kg/ha) serta waktu pemangkasan pucuk (7, 14, dan 21 HST). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk KCl berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, berat buah per butir, dan diameter buah, dengan dosis optimum pada kisaran 224–282,5 kg/ha. Waktu pemangkasan pucuk berpengaruh sangat nyata terhadap diameter batang dan umur saat berbunga. Pemangkasan pucuk pada 21 HST menghasilkan diameter batang tertinggi, sedangkan pemangkasan pada 7 HST mempercepat umur berbunga. Interaksi antara dosis pupuk KCl dan waktu pemangkasan pucuk berpengaruh terhadap jumlah cabang produktif dan jumlah buah per tanaman. Dengan demikian, pemberian pupuk KCl pada dosis optimum sekitar 224–282,5 kg/ha serta pengaturan waktu pemangkasan pucuk sesuai tujuan budidaya berpotensi meningkatkan hasil tanaman terung hijau bulat.
Kata kunci: dosis pupuk KCl, pemangkasan pucuk, Solanum melongena, terung hijau bulat
Tidak tersedia versi lain