Text
SKRIPSI RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL Cucumis melo L. var. honey globe PADA KONSENTRASI DAN FREKUENSI PEMBERIAN GIBERELIN DENGAN SISTEM HIDROPONIK NFT
ABSTRAK
NABILLA MARISKA. Respon Pertumbuhan dan Hasil Cucumis melo L. var. honey globe Pada Konsentrasi dan Frekuensi Pemberian Giberelin dengan Sistem Hidroponik NFT. Dibimbing oleh TRI SUWARNI WAHYUDININGSIH dan NURUL ANINDYAWATI.
Melon merupakan salah satu komoditas hortikultura buah-buahan semusim yang sangat digemari di Indonesia, namun terjadi penurunan produktivitas melon. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan budidaya secara hidroponik dan pemberian zat pengatur tumbuh giberelin secara eksogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi giberelin terhadap pertumbuhan dan hasil buah melon. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari – April 2026 bertempat di Screenhouse Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Kembang Turi yang beralamat di Donoasih, Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama konsentrasi giberelin (0, 50, 100, dan 150 ppm) dan faktor kedua frekuensi pemberian giberelin (14, 21, 28, 35, 42 HST). Konsentrasi giberelin berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun, berat buah, diameter buah, dan kemanisan buah. Perlakuan frekuensi pemberian dan interaksi antara kedua perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter. Aplikasi konsentrasi giberelin perlu ditingkatkan lebih dari 150 ppm untuk meningkatkan hasil buah melon varietas honey globe.
Kata kunci: frekuensi, giberelin, konsentrasi, melon
Tidak tersedia versi lain