Text
SKRIPSI EKSPLORASI DAN UJI ANTAGONISME BAKTERI RIZOSFER PADI (Oryza sativa) PADA SISTEM BUDIDAYA ORGANIK DAN KONVENSIONAL TERHADAP Rhizoctonia solani SECARA IN VITRO
ABSTRAK
MARGARETHA INTEN LARASATI. “Eksplorasi dan Uji Antagonisme Bakteri Rizosfer Padi (Oryza sativa) pada Sistem Budidaya Organik dan Konvensional terhadap Rhizoctonia solani secara In Vitro”. Dibimbing oleh AYU LESTIYANI dan SRI WAHYUNI BUDIARTI.
Penyakit hawar pelepah daun akibat jamur Rhizoctonia solani merupakan ancaman utama terhadap produksi dan kualitas hasil panen padi yang memiliki tingkat keparahan berbeda pada lahan budidaya organik maupun konvensional. Penelitian ini bertujuan membandingkan karakteristik, kemampuan, serta mekanisme antagonisme rizobakter asal lahan organik dan konvensional di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang sebagai agens biokontrol alami. Metode penelitian meliputi isolasi rizobakter dengan pengenceran bertingkat pada media NA, karakterisasi makroskopis bentuk, warna, margin, elevasi, dan keadaan koloni, karakterisasi mikroskopis dengan pewarnaan gram dan pengujian KOH 3%, serta uji antagonisme in vitro dengan patogen R. solani pada media PDA. Hasil eksplorasi diperoleh lima isolat rizobakter yang menunjukkan keragaman karakteristik morfologi, terdiri atas dua isolat asal lahan organik (Or1 dan Or2) serta tiga isolat asal lahan konvensional (Kv1, Kv2, dan Kv3). Uji antagonisme menunjukkan bahwa empat isolat memiliki daya hambat terhadap pertumbuhan R. solani, yaitu isolat Or1 (51,88%), Kv3 (51,46%), Or2 (24,79%), dan Kv2 (19,58%), sedangkan isolat Kv1 tidak memiliki daya hambat (0%). Mekanisme antagonisme melibatkan lisis enzimatik dan antibiosis dibuktikan dengan adanya abnormalitas morfologi hifa R. solani berupa pembengkakan pada ujung hifa (swelling), penyusutan, penggulungan, serta pemutusan hifa. Isolat Or1 dan Kv3 berpotensi dikembangkan sebagai kandidat agens biokontrol terhadap R. solani.
Kata Kunci : Antagonisme, Biokontrol, Eksplorasi, Rhizoctonia solani, Rizobakter
Tidak tersedia versi lain