Text
SKRIPSI PENGARUH KONSENTRASI GIBERELIN DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH ASAL TRUE SHALLOT SEED (TSS) VARIETAS LOKANANTA
ABSTRAK
FIJAR NATASHA SASIKIRANA. Pengaruh Konsentrasi Giberelin dan Dosis Pupuk NPK terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah asal True Shallot Seed (TSS) varietas Lokananta. Dibimbing oleh TRI SUWARNI WAHYUDININGSIH dan MEKSY DIANAWATI.
Produksi bawang merah di Indonesia masih mengalami fluktuasi sehingga memerlukan strategi pemeliharaan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi giberelin, dosis pupuk NPK, serta interaksi keduanya terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah varietas Lokananta berbasis True Shallot Seed (TSS). Penelitian dirancang secara faktorial menggunakan empat taraf konsentrasi giberelin (0, 50, 100, dan 150 ppm) dan dosis pupuk NPK (100, 200, 300, dan kg ha). Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan uji DMRT, LSD, serta ortogonal polinomial. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata antara giberelin dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan serta hasil umbi. Pemberian giberelin berpengaruh nyata terhadap berat segar umbi, potensi produksi umbi per hektar, dan jumlah umbi per tanaman. Konsentrasi 0, 50, dan 150 ppm menunjukkan hasil tidak berbeda nyata pada berat segar dan potensi produksi umbi per hektar, sedangkan pada jumlah umbi per tanaman, perlakuan 0 dan 50 ppm tidak berbeda nyata. Sementara itu, dosis pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap ketiga parameter tersebut. Dosis kg ha menghasilkan berat segar umbi (10,528 gram) dan potensi produksi ( ton ha) tertinggi, sedangkan dosis kg ha menghasilkan jumlah umbi terbanyak (1,427 buah).
Kata kunci: Bawang Merah, Giberelin, Lokananta, NPK, True Shallot Seed (TSS)
Tidak tersedia versi lain