Text
SKRIPSI POTENSI PUPUK ORGANIK CAIR BEKAS MAGGOT (KASGOT): MEDIA KULTUR ALTERNATIF MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS Arthrospira platensis PADA SKALA LABORATORIUM
ABSTRAK
ARTA YUDHA NANDITIAWAN. Potensi Pupuk Organik Cair Bekas Maggot (Kasgot): Media Kultur Alternatif Meningkatkan Produktivitas Arthrospira platensis Pada Skala Laboratorium. Dibimbing oleh MUH. AZRIL dan AVISHA FAUZIAH ERZAD.
Arthrospira platensis merupakan mikroalga yang banyak dimanfaatkan sebagai sumber protein, pigmen alami, dan bahan baku industri. Produktivitasnya dipengaruhi oleh ketersediaan nutrien dalam media kultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair (POC) kasgot terhadap produktivitas A. platensis serta menentukan dosis optimum sebagai media kultur alternatif. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan, yaitu K1 (media Walne), K2 (POC kasgot 2,21 mL/500 mL), K3 (3,21 mL/500 mL), dan K4 (4,21 mL/500 mL). Parameter yang diamati meliputi kepadatan sel, pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhan spesifik, serta kualitas air. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC kasgot berpengaruh nyata (P < 0,05 ) terhadap kepadatan sel, pertumbuhan mutlak, dan laju pertumbuhan spesifik A. platensis. Perlakuan K4 menghasilkan produktivitas tertinggi, sedangkan K3 tidak berbeda nyata dengan media Walne pada parameter pertumbuhan mutlak. Selama penelitian, kualitas air berada pada kisaran optimal, yaitu suhu 24,8-24,9°C, pH 9,13-9,17, dan salinitas 25 ppt. Dosis terbaik POC kasgot untuk kultur A. platensis adalah 4,21 mL/500 mL media kultur.
Kata kunci: Arthrospira platensis, kasgot, pupuk organik cair, produktivitas, media kultur.
Tidak tersedia versi lain