Text
SKRIPSI STUDI PERANCANGAN PROPELLER PADA PESAWAT LATIH JENIS CHARLIE
Propeller merupakan salah satu alat propulsi udara, propulsi dari pesawat biasanya diperoleh dengan memakai satu atau lebih propeller, yang menghasilkan gaya dorong untuk mengatasi drag dari sayap dan konstruksi saat pesawat itu terbang horisontal. Gaya dorong yang diperlukan untuk mendorong pesawat diperoleh bila propeller diputar oleh momen putar dari mesin. Gaya dorong yang dihasilkan itu adalah konsekwensi dari hukum Newton ke-2 yang menyatakan bahwa gaya dorong yang dihasilkan oleh propeller sama dengan perubahan momentum udara dalam satuan waktu.
Dengan prinsip gerakan relatif, reaksi antara propeller dan udara adalah sama seperti jika propeller berputar pada titik tetap didalam suatu aliran udara dengan kecepatan aksial dari udara dibelakang propeller sehingga menimbulkan kenaikan energi kinetik dari udara dibelakang propeller Jika diameter propeller besar dan propeller mempunyai putaran yang tinggi, maka besar angka mach ujung daun akan cukup tinggi, sehingga pengaruh kompresibilitas tidak boleh diabaikan.
Untuk merancang propeller harus diketahui dahulu besaran-besaran geometris penting yang biasanya untuk menyatakan karakteristik propeller. Pada perhitungan perancangan propeller untuk pesawat charlie dilakukan dengan menggunakan program komputer. Dari hasil perhitungan diketahui daya mesin maksimum 550 hp, putaran mesin maksimum 15000 rpm, kecepatan terbang maksimum 275 mph, massa jenis udara 0.002378 slugs/ft³, jumlah daun propeller 3 buah, putaran propeller maksimum 1875 rpm, advance ratio 2.277826, diameter propeller 3.10797 m, jari-jari propeller 1.55399 m, kisar dari propeller 4.00574 m, thrust yang dihasilkan 882.582 lb.ft/sec², besar chord 2.54919 ft, actifity factor dari propeller 145.622
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain