Text
TINJAUAN ELASTISITAS PERMINTAAN ANGKUTAN PEDESAAN KABUPATEN TEMANGGUNG STUDI DAERAH LAYANAN KECAMATAN KANDANAGN
Intensitas kegiatan di suatu wilayah akan mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan sosio ekonomi wilayah yang bersangkutan. Pemerintah dalam hal ini bertindak sebagai regulator yang mempunyai kewenangan untuk mengatur, membina dan mengawasi kegiatan kendaraan, pengangkutan sodangkan disisi lain pihak swasta selaku pengusaha dibidang jasa angkutan menghendaki keuntungan usaha. Kabupaten temanggang dengan luas wilayah administrasi 87.065 Km 2 yang terdiri dari 7 (tujuh) kocamatan dengan jumlah penduduk 665.386 jiwa, untuk Kocamatan Kandangan terbagi dalam 16 Desa, 105 lingkungan, 353 rumah tangga dan 106 rukun warga. Potensi pertanian dan perdagangan yang ada sekarang ini sangat membutuhkan sarana transportasi baik.
Tarif angkutan pedesaan yang berlaku pada saat ini adalah sesuai Surat Keputusan Bupati Temanggung Nomor: 551/128/2001 Tentang Tarip Angkutan Penumpang Umum Dengan Mobil Bus Umum Pada Trayek Pedesaan Di Kabupatco Temanggung Berdasarkan hasil pengumpulan pendapat dari 100 sampel penumpang diperoleh pendapat bahwa tarif yang berlaku sekarang 6% murah 45% wajar 40% tarif menyatakan mahal, dan sisanya 9% sangat mahal. Sedangkan pendapat dari 25 sampel operator/pengusaha menyatakan bahwa tarif yang berlaku sekarang murah 30,76%, wajar 65,38 % mahal 3,84 dan 0% sangat mahal.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain