Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH DANA ALOKASI UMUM, DANA ALOKASI KHUSUS, DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH TERHADAP PEMBELANJAAN DAERAH KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2002-2009
Salah satu unsur yang paling penting dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah adalah sistem atau cara pengelolaan keuangan daerah. hal ini penting dan mendasar untuk memperbaiki berbagai kelemahan dan kekurangan yang ada serta upaya untuk mengakomodasi aspirasi yang berkembang di masyarakat. Penerimaan daerah dari sumber PAD merupakan sumber penerimaan yang berasal dari kemampuan daerah itu sendiri dalam menggali sumber keuangan untuk membiayai urusan pemerintahan. Pendapatan Asli Daerah (PAD) merupakan sumber pendapatan daerah yang secara bebas dapat digunakan oleh masing-masng daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan dan pembangunan daerah. Tapi pada kenyataannya, kontribusi Pendapatan Asli Daerah terhadap pendapatan dan belanja daerah yang masih kccil. Selama ini didominasi sumbangan pemerintaha pusat kepada daerah masih besar. Sementara itu yang dimaksud dengan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus adalah dana dari pemerintah pusat yang kewenangan pengelolaannya diserahkan kepada Pemerintah Daerah. DAU disediakan untuk membiayai pengeluaran belanja rutin dan belanja pembangunan, sedangkan DAK dialokasikan untuk membiayai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional. Oleh karenanya untuk mengurangi ketergantungan kepada pemerintah pusat, pemerintah daerah perlu berusaha meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang salah satunya dengan penggalian potensi daerah. Penelitian ini akan mengkaji tentang Belanja Daerah Kabupaten Temanggung ditinjau dari Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Pendapatan Asli Daerah. Variabel yang akan diteliti adalah tentang Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, dan Pendapatan Asli Daerah sebagai variabel terikat. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berasal dari Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada Berkas Perda Kabupaten Temanggung selama tahun 2005-2009. Dalam penelitian ini digunakan alat analisis regresi linier berganda, uji t untuk uji secara individu, dan uji F untuk uji secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa DAU, DAK, dan PAD baik secara individu maupun secara bersama-sama tidak berpengaruh secara signifikan terhadap Belanja Daerah. Pemerintah Kabupaten Temanggung sebaiknya melakukan pengelolaan secara maksimal sumber-sumber pendapatan daerah seperti retribusi, pajak daerah, perusahaan-perusahaan milik daerah serta pendapatan asli daerah yang sah sehingga dapat digunakan untuk pembiayaan belanja aparatur maupun belanja publik. Dan juga diharapkan dapat menggunakan dana sesuai dengan prioritas pembangunan sehingga dana untuk pembelanjaan daerah dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan pembangunan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain