Text
SKRIPSI PENGARUH KONSENTRASI DAN FREKUENSI APLIKASI EKSTRAK BIJI MIMBA (azadirachta indica) TERHADAP PERKEMBANGAN HAMA KUMBANG KETIMUN (aleokophora simillis) PADA TANAMAN SEMANGKA (citrullus vulgaris scard) VARIETAS SHIN DOO ROO
INTISARI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi aplikasi ekstrak biji mimba terhadap perkembangan hama kumbang ketimun (Aleokophora simillis) pada tanaman semangka (Citrullus vulgaris Scard). Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan September 2000 di desa Malang, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo dengan ketinggian tempat 8 meter di atas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan percobaan faktorial (4x3) yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap, terdiri dari tiga ulangan. Faktor pertama : konsentrasi ekstrak biji mimba: 0; 5; 10; 15 сc/liter. Faktor kedua : frekuensi aplikasi: 3; 7; 11 hari sekali.
Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi ekstrak biji mimba sangat berpengaruh terhadap panjang bаtang tanaman, intensitas serangan, lama serangan dan mortalitas serangga. Perlakuan frekuensi aplikasi sangat berpengaruh terhadap panjang batang tanaman dan berpengaruh terhadap lama serangan dan mortalitas serangga. Kenaikan konsentrasi ekstrak biji mimba pada tiap-tiap frekuensi aplikasi terlihat berpengaruh pada parameter panjang batang tanaman dan mortalitas serangga. Konsentrasi 10 cc/liter dengan frekuensi aplikasi ekstrak biji
mimba 7 hari sekali digunakan untuk tindakan pencegahan. Konsentrasi 15 cc/liter dengan frekuensi aplikasi
ekstrak biji mimba 3 hari sekali digunakan untuk tindakan pengendalian hama kumbang ketimun (Aleokophora
simillis).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain