Text
SKRIPIS ANALISIS KEGAGALAN OPERASI RELE JARAK PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV TAMBAK LOROK - PANDEAN LAMPER
Dalam sistem tenaga listrik kelangsungan penyaluran tenaga listrik merupakan kriteria yang harus dipenuhi untuk menjamin kepuasan pelanggan Tenaga listrik yang dibangkitkan oleh PLTGU Tambak Lorok sebagian akan disalurkan melalui salauran transmisi 150 kV Tambak Lorok - Pandean Lamper. Saluran transmisi ini memegang peranan yang sangat penting, apabila terjadi gangguan sedangkan sistem rele pengaman beroperasi tidak sesuai dengan yang diinginkan maka akan mengakibatkan terganggunya pasokan tenaga listrik.
Untuk menjaga kelangsungan penyaluran tenaga listrik diperlukan suatu sistem rele pemgaman yang sesuai dengan kebutuhan. Fungsi utama dari sistem rele pengaman adalah melokalisir gangguan sehingga hanya daerah yang terganggu saja yang dipisahkan dari sistem atau dibebaskan dari jaring tenaga listrik. Pada saluran transmisi 150 kV Tambak Lorok - Pandean Lamper dipasang rele jarak sebagai pengaman utama. Rele jarak akan beroperasi secara selektif dan sensitif, apabila koordinasi pengaturan dilakukan sesuai dengan filossofi atau kaidah yang telah ditetapkan, dengan mempertimbangkan pengaruh besarnya hambatan gangguan yang meliputi hambatan busur dan hambatan tanah. Jangkauan rele jarak akan menjadi lebih pendek dari yang semestinya dikarenakan adanya pengaruh hambatan gangguan tersebut.
Kegagalan operasi rele jarak pada saluran transmisi 150 kV Tambak LorokPandean Lamper disebabkan oleh pengaturan rele jarak yang tidak memperhitungkan pengaruh hambatan gangguan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain