Text
SKRIPSI PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN MOTIVASI TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KABUPATEN TEMANGGUNG
Sebagai hasil akhir dari skripsi ini akan dikemukakan kesimpulan berdasarkan pengujian hipotesa yang telah penulis laksanakan. Adapun hasil penelitian di DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN TEMANGGUNG adalah sebagai berikut:
1. Pengaruh variabel kepemimpinan terhadap efektivitas kerja diukur dengan korelasi product moment memperoleh hasil rX,Y sama dengan 0,568 dan t-hitung 2,928 kemudian dikonsultasikan dengan t-tabel db n-2 dengan taraf signifikasi 5% dan N sama dengan 20, yaitu 2,101 (2,928 lebih besar dari 2,101). Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel maka ada pengaruh yang signifikan antara kedua variabel.
2. Pengaruh variabel motivasi terhadap efektivitas kerja diukur dengan korelasi product moment memperoleh hasil rX,Y sama dengan 0,457 dan t-hitung 2,180 kemudian dikonsultasikan dengan t-tabel db n-2 dengan taraf signifikasi 5% dan N sama dengan 20, yaitu 2,101 (2,180 lebih besar dari 2,101). Karena t-hitung lebih besar dari t-tabel maka ada pengaruh yang signifikan antara kedua variabel.
3. Pengaruh kepemimpinan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pegawai.
a. Pengaruh kepemimpinan terhadap efektivitas kerja yang dikontrol oleh variabel motivasi diuji menggunakan korelasi parsial. Hasil pengujian menunjukkan nilai r-hitung sebesar 0,920 dan t-hitung sebesar 9,72. Selanjutnya, nilai tersebut dikonsultasikan dengan t-tabel pada derajat kebebasan (dk) sama dengan n − 1 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga diperoleh t-tabel sebesar 2,093. Karena t-hitung lebih dari t-tabel (9,72 lebih dari 2,093), maka terdapat pengaruh murni antara variabel kepemimpinan terhadap efektivitas kerja setelah dikontrol oleh variabel motivasi.
b. Pengaruh motivasi terhadap efektivitas kerja yang dikontrol oleh variabel kepemimpinan diuji menggunakan korelasi parsial. Hasil pengujian menunjukkan nilai r-hitung sebesar 0,590 dan t-hitung sebesar 3,00. Selanjutnya, nilai tersebut dikonsultasikan dengan t-tabel pada derajat kebebasan (dk) sama dengan n − 1 dengan taraf signifikansi 5%, sehingga diperoleh t-tabel sebesar 2,093. Karena t-hitung lebih dari t-tabel (3,00 lebih dari 2,093), maka terdapat pengaruh murni antara variabel motivasi terhadap efektivitas kerja setelah dikontrol oleh variabel kepemimpinan.
4. Pengaruh kepemimpinan dan motivasi secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja diuji menggunakan korelasi ganda (majemuk). Hasil pengujian menunjukkan r-hitung sebesar 0,410 dengan F-hitung sebesar 8,4. Selanjutnya, nilai tersebut dikonsultasikan dengan F-tabel pada taraf signifikansi 1%, dengan derajat kebebasan pembilang sama dengan k dan derajat kebebasan penyebut sama dengan (n − k − 1), sehingga diperoleh F-tabel sebesar 6,11. Karena F-hitung lebih dari F-tabel (8,4 lebih dari 6,11), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kepemimpinan dan motivasi secara bersama-sama terhadap efektivitas kerja.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain