Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN SILICA FUME TERHADAP KUAT TEKAN BETON DENGAN AGREGAT DARI MATERIAL GUNUNG MERAPI DAN SUNGAI PROGO
ABSTRACT
Beton merupakan salah satu material yang banyak digunakan untuk struktur bangunan yaitu, gedung, jembatan, bendungan dan lainnya. Perkembangan teknologi menuntut adanya kualitas beton yang lebih baik, yaitu suatu beton yang lebih kuat. Untuk menambah kekuatan beton biasanya ditambah bahan admixture. Salah satu dari bahan tambahan tersebut adalah silica fume. Maka penulis melakukan penelitian tentang "Pengaruh Penambahan Silica Fume Terhadap Kuat Tekan Beton dengan Agregat dari Material Gunung Merapi dan Sungai Progo".
Penelitian ini menggunakan material agregat kasar berupa batu pecah dan kerikil yang berasal dari Merapi dan Sungai Progo dengan ukuran diameter maksimal 40 mm, sedangkan agregat halus juga berasal dari pasir Merapi dan Sungai Progo. Penambahan kadar silica fume dengan variasi 0%, 5%, 10%, 15%, 20%, 25% dan 30% terhadap berat semen. Penelitian dilakukan di Laboratorium Bahan Bangunan Universitas Tidar Magelang.
Hasil akhir penelitian ini, menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi dihasilkan dari beton dengan agregat kasar batu pecah dan pasir Merapi dengan penambahan silica fume sebesar 10% dengan kuat tekan beton rata-rata sebesar 29,554 N/mm². Kuat tekan beton terendah dihasilkan dari beton dengan agregat kasar kerikil dan pasir Merapi dengan penambahan silica fume sebesar 30% dengan kuat tekan beton rata-rata sebesar 15,230N/mm².
Kata kunci: kuat tekan, silica fume, semen, agregat kasar, pasir.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain