Text
SKRIPSI UJI KUAT BETON DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS TAHI BESI DAN PASIR
INTISARI
Melimpahnya tahi besi dari sisa pembakaran besi dari tempat pengrajin pande besi di Dusun Krandegan, Desa Kalisemo, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo merupakan masalah jika dibiarkan terus menerus tanpa ada solusi yang tepat. Limbah tahi besi berakibat buruk bagi lingkungan jika dibuang di sembarang tempat. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh perbandingan agregat halus tahi besi dan pasir terhadap kuat tekan beton dan mengetahui perbandingan agregat halus tahi besi dan pasir yang terbaik terhadap kuat tekan beton.
Penelitian menggunakan campuran dengan perbandingan volume 1 PC: 2 pasir: 3 kerikil fas 0,5. Variasi campuran beton yang digunakan dengan perbandingan pasir dan tahi besi 0 persen, 25 persen, 50 persen, 75 persen dan 100 persen. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan kuat tekan beton terbaik dengan variasi beton 100 persen tahi besi dan 0 persen pasir diperoleh pada umur 7 hari dengan kuat tekan rata-rata 86,72 kg/cm2. Campuran tahi besi pada umur 14 dan 21 hari tidak berpengaruh terhadap kuat tekan beton. Campuran 100 persen tahi besi dan 0 persen pasir pada umur 28 hari memiliki kuat tekan beton terendah yaitu 80,0 kg/cm2.
Kata kunci: tahi besi, agregat, kuat tekan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain