Text
SKRIPSI STUDI EFISIENSI PENGGUNAAN DAYA LISTRIK PADA RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROJO MAGELANG DI TINJAU DARI WAKTU PEMAKAIAN DAN NOMINAL KEBUTUHAN DAYA
Manusia dalam kehidupannya cenderung menginginkan aktifitas yang efektif, sehingga manusia mempunyai ketergantungan yang cukup tinggi terhadap listrik. Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang perlu adanya efisiensi dalam penggunaan daya listrik karena daya listrik yang digunakan sangat besar. Pada tahun 2010 dilakukan penambahan daya sebesar 197 kVA. Penambahan ini tidak dapat ditunda karena untuk menjamin pelayanan prima. Oleh karena itu Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang,perlu adanya efisiensi dalam penggunaan daya listrik tanpa mengurangi pelayanan yang ada. Gejala terjadinya ketidakefisienan dalam penerangan masih banyak lampu - lampu yang masih menyala pada waktu siang hari, seharusnya ketika sudah ada cahaya matahari harus dilakukan pemadaman lampu.
Sistem instalasi yang untuk menyalurkan tenaga listrik dari sumber setempat, berupa gardu induk lokal / pusat pembangkit ke beban melalui penghantar yang sesuai standart PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) menetapkan bahwa semua kabel harus standart. Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang juga menggunakan motor induksi satu fasa dan tiga fasa. Motor induksi satu fasa di pergunakan sebagai pompa air untuk kebutuhan bangsal, sedangkan motor induksi tiga fasa di pergunakan untuk mensuplai mata air yang berjarak 5 km dari Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo magelang. Kebutuhan penerangan di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang perlu menerapkan penghematan listrik yang diterapkan, dengan menetapkan desain akhir suatu sistem, penerangan dengan cara pengendalian cahaya, temperature warna, penyebaran cahaya, dari suatu cahaya tergantung pada konstruksi sumber cahaya itu sendiri dan konstruksi armature yang digunakan. Sir Josep Wilson Swan dan Thomas Alva Edison pada tahun 1879 mengawali penemuan bola lampu pijar, ia berhasil menyalakan lampu dengan kawat pijar terbuat dari karbon yang terus menyala selama 40 jam. Kemudian berkembang beberapa jenis - jenis lampu yaitu lampu benang arang, lampu halogen, fluorescent lamp (lampu TL), lampu tungsten halogen dan lampu hemat energi.
Untuk menghitung efisiensi penggunaan daya listrik di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. Soerojo Magelang, setelah didapatkan data pemakaian penggunaan daya listrik dan penggunaan tarif daya listrik.
Kata kunci: daya, listrik efisiensi, waktu pemakaian, nominal kebutuhan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain