Text
LAPORAN PROYEK AKHIR SISTEM PENGAPIAN PADA KELISTRIKAN OTOMOTIF
Sistem kelistrikan mesin tersusun dari sebuah battery yang memberikan daya ke semua peralatan listrik, sebuah sistem ignation untuk membakar campuran udara dan bahan bakar yang terhisap ke dalam silinder, sebuah sistem pengisian untuk mengisi battery, sebuah sistem pemanas untuk meningkatkan daya menghidupkan mesin diesel dan sebagainya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menambah pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa tentang seluk beluk sistem kelistrikan otomotif.
Berdasarkan hasil observasi dapat diketahui tentang sistem pengapian : 1) Komponen sistem pengapian terdiri dari: battery, kunci kontak, ignation coil, distributor, busi; 2) Rangkaian sistem pengapian; 3) Cara kerja sistem pengapian platina, dimana jika kunci kontak on, maka arus primery battery akan mengalir ke coil pengapian kemudian ke platina. Apabila platina membuka maka aliran arus primery terputus, sehingga mengakibatkan pada kumparan sekunder timbul arus induksi tegangan tinggi dan timbul arus induksi sendiri dengan tegangan 300 s/d 400 volt. Arus ini mengalir dan disimpan sementara di dalam kondensor. Apabila platina menutup kembali maka muatan listrik yang ada pada kondensor akan mengalir ke rangkaian arus primery menjadi penuh. Pada waktu platina terbuka kembali, maka arus induksi yang terjadi kumparan sekunder cukup besar.
Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa: 1) Motor bensin tanpa sistem pengapian tidak dapat hidup; 2) Apabila pengapian tidak tepat dapat berakibat, antara lain: pemakaian bahan bakar menjadi boros, tenaga berkurang, mesin tidak bisa stasioner; 3) Dengan menggunakan alat peraga dalam kegiatan belajar-mengajar dalam praktek akan lebih efisien, praktis dan mudah dipahami; 4) Dengan menggunakan alat peraga pengajar akan lebih mudah mengembangkan keterampilan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain