Text
SKRIPSI PERENCANAAN SISTEM PENDINGIN OLI (OIL COOLER) PADA KENDARAAN MITSUBISHI L-300 BENSIN
Perkembangan teknologi khususnya bidang otomotif, pada umunya banyak ditandai dengan penemuan-penemuan baru, komponen-komponen yang merupakan pendukung pada kerja suatu sistem. Sistem ini biasanya bekerja berdasarkan pemakaian daya mesin. Terbukti saat ini, khususnya disatuan pemakai kendaraan kurang memperhatikan segi keamanan material dan kenyamanan dalam pelaksanaan pemeliharaan kendaraan, misalnya kendaraan cepat rusak dan cepat terjadinya turun mesin (over houl). Karena dalam penggunaan kendaraan kurang memperhatikan 16 tugas pengemudi dan kurang disiplinya pengecekan sebelum menjalankan kendaraan, misalnya sistem pelumasan.
Dengan pemasangan suatu alat pendingin oli (oil cooler) pada kendaraan Mitsubishi L 300 bensin, maka diharapkan oli bersirkulasi dapat di jaga temperaturnya. Untuk mengatasi hal tersebut direncanakanlah pemasangan pendingin oli, yang semula oli bertemperatur 90° C penulis rencanakan 50° C sehingga diharapkan usia pakai mesin kendaraan dapat lebih lama.
Sesuai analisa perhitungan perencanaan pendinigin oli Kendaraan Mitsubsishi L-300 bensin dapat dipasang pendingin oli, dengan karakteristik perhitungan sebagai berikut: Beban pendinginan 5,4 kW, koefesien perpindahan kalor konveksi minyak 231 W/m²°C, koefesion perpindahan kalor konveksi udara - 632,4 W/m²°C.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain