Text
SKRIPSI PENGARUH WAKTU PEMANASAN BAJA ST 41 DAN TEMBAGA TERHADAP KETANGGUHAN, KEKERASAN, DAN STRUKTUR MIKRO
Baja karbon dan tembaga merupakan jenis logam yang paling banyak digunakan dalam kehidupan manusia. Pengolahan logam-logam tersebut direncanakan dengan sebaik mungkin, sehingga didapat sifat mekanik logam yang sesuai dengan kebutuhan. Penggunaaan di lapangan mengharuskan suatu logam berhadapan dengan berbagai kondisi yang memungkinkan perubahan sifat fisis, kimia, maupun secara mekanis. Salah satu faktor yang sangat mempengaruhi sifat logam adalah perubahan suhu. Penelitian ini melakukan komparasi logam sebelum dilakukan pemanasan dan setelah pemanasan dengan variasi waktu pemanasan 10 menit, 20 men it, 30 menit. Pengujian clilakukan setelah suhu logam sama dengan suhu kamar
clengan penclinginan udara ruangan. Logam yang diteliti adalah baja ST 41 dan tembaga. Proses pemanasan dilakukan dengan menggunakan nyala api kompor gas LPG. Hasil penelitian cliperoleh bahwa baja ST 41 dan tembaga rnengalami perubahan sifat mekanik yang sama, namun dengan intensitas yang berbecla. Proses pemanasan baja ST 41 selama 10 menit akan menaikkan ketangguhan irnpak scbesar 9,53%, sedangkan tembaga naik sebesar 112,59%. Proses pemanasan selama 20 menit akan menaikkan ketangguhan impak baja ST 41 sebesar 11,50%, sedangkan tembaga naik sebesar 122,67%. Pada pernanasan selama 30 menit kekuatan impak baja ST 41 naik sebesar 9,72%, seclangkan tembaga naik sebesar 89,92%. Kekerasan baja ST 41 rnengalarni penurunan 2, 92%, dan tembaga turun scbcsar 55,91 % pada proses pemanasan sclama I 0 menit. Proses pemanasan selama 20 menit
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain