Text
SKRIPSI ANALISIS PERBANDINGAN HIDROGRAF SATUAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) BOGOWONTO
INTISARI
Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto berlokasi di Kabupaten Purworejo, luas 346,9 km2. Debit sungai di DAS Bogowonto dipengaruhi oleh curah hujan yang terjadi sehingga pada saat curah hujan tinggi sering kali terjadi banjir di sepanjang alur sungai. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan bangunan di sepanjang alur sungai. Dalam kasus seperti ini analisis Debit Puncak Banjir sangat diperlukan, oleh karena itu dipandang perlu untuk mengetahui debit puncak banjir yang didasarkan pada metode yang tepat.
Penelitian dilakukan di 3 (tiga) lokasi stasiun hujan pengamatan, yaitu meliputi Cengkawak, Purwodadi, dan Ngombol. Pemilihan stasiun hujan didasarkan pada kelengkapan data sungai yang tersedia pada masing-masing stasiun hujan dan letak dari stasiun hujan yang berdekatan. Beberapa metode telah banyak dikembangkan untuk menghitung debit puncak banjir diantaranya adalah hidrograf satuan sintetik dengan Metode Nakayasu. Dari data stasiun hujan yang ada di DAS Bogowonto akan dicoba untuk dihitung dengan metode tersebut. Hasil perhitungan dari metode ini kemudian akan dibandingkan dengan hidrograf satuan terukur sehingga akan diketahui tingkat kesesuaian antara hidrograf satuan terukur dengan hidrograf satuan sintetik.
Hasil analisis Hidrograf Satuan Sintetik Nakayasu lebih besar jika dibandingkan dengan Hidrograf Satuan Terukur. Selisih pada kala ulang 10 tahun = 82,76 m3/detik dengan persentase = 19,10%, kala ulang 25 tahun = 95,22 m3/detik dengan persentase = 19,35%, kala ulang 50 tahun 104,12 m3/detik dengan persentase = 19,49%, kala ulang 100 tahun 112,71 m3/detik dengan persentase = 19,60%, dan selisih rerata = 19,39%. Selisih dari kedua perhitungan tersebut disebabkan karena Hidrograf Satuan Sintetik metode Nakayasu memakai beberapa koefisien empirik yang pada awalnya dikembangkan di Jepang, dan tentunya koefisien-koefisien tersebut kurang sesuai dengan keadaan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bogowonto.
Kata kunci: curah hujan, debit sungai, metode Nakayasu.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain