Text
SKRIPSI PENGARUH MACAM MEDIA DAN INTERVAL PEMBERIAN URINE KELINCI TERHADAP HASIL TANAMAN SELEDRI (Apium Graveolens L.)
INTISARI
Penelitian mengenai pengaruh macam media dan interval pemberian urine kelinci terhadap hasil tanaman seledri (Apium graveolens L.) telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juli hingga 15 Oktober 2009. Tempat penelitian di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang. Ketinggian tempat 1.245 mdpl, jenis tanah latosol dan pH 6,0. Metode penelitian yang digunakan adalah faktorial (3x3) dengan rancangan acak kelompok lengkap dan tiga ulangan. Faktor pertama, macam media: tanah: pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing dan bokashi Shikantan masing-masing dengan perbandingan 5 banding 1. Faktor kedua, interval pemberian urine kelinci: 0, 5 dan 10 hari sekali.
Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media tanah: bokashi Shikantan sama dengan 5 banding 1 menyebabkan tanaman tumbuh lebih tinggi, jumlah tangkai daun lebih banyak, berat segar daun per tanaman lebih berat dan panjang tangkai daun lebih panjang. Pemberian urine kelinci dengan interval antara 5,49 sampai 5,71 hari sekali mampu meningkatkan berat segar daun per tanaman, panjang tangkai daun dan menurunkan berat brangkasan. Penurunan frekuensi pemberian urine kelinci pada media yang berbeda tidak menunjukkan respon yang berbeda.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain