Text
SKRIPSI STUDI KOORDINASI ALAT PENGAMAN CUT OUT DAN RECLOSER PADA PENYULANG SGN.3 GI SANGGRAHAN SISTEM DISTRIBUSI PRIMER DENGAN PERTANAHAN LANGSUNG DI PT. PLN. (PERSERO) CABANG MAGELANG
ABSTRAK
Jaring distribusi dengan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) dengan sistem pentanahan langsung di wilayah kerja PLN Distrubisu Jawa Tengah sangat tepat digunakan mengingat pusat-pusat beban yang terpencar dan jauh terutama di daerah pedesaan. Ditinjau dari segi ekonomis biaya pembangunannya lebih murah dibanding dengan sistem kabel dalam tanah.
Disamping keunggulan tersebut diatas, SUTM sangat rawan terhadap benda-benda penyebab gangguan disekitar jaring misalnya titik dua pohon, binatang, petir dan lain-lain.
Menurut pengalaman dan penyelidikan oleh para ahli diperoleh data 70 sampai dengan 90 persen penyebab gangguan ialah karena pohon dan binatang dan sifat gangguan baik yang bersifat permanen mapun sesaat akan menyebabkan putusnya penyaluran tenaga listrik ke konsumen, bahkan dapat pula merusak peralatan listrik yang dipasang, kecuali itu konsumen merasakan bahwa pelayanan tenaga listrik yang diberikan ole pengelola kurang dapat diandalkan. Pada masa sekarang bagi pengelola (PLN), hal ini merupakan tantangan untuk menanggulanginya, karena jelas bahwa dengan sering terganggunya kontinyuitas penyaluran tenaga listrik energi KWH yang terjual menjadi kurang serta usaha untuk memperkecil akibat gangguan yang bersifat temporer adalah dengan memasang peralatan pengaman yang tepat dan sesuai.
Guna menunjang pengoperasian peralatan pengaman tersebut secara baik dan handal maka diperlukan kemampuan dalam hal penentuan penyetelan koordinasi antara peralatan-peralatan pengaman tersebut.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain