Text
SKRIPSI PENGARUH DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP HASIL TIGA JENIS TANAMAN PADI (Oryza sativa, L.) PADA POLA TANAM JAJAR LEGOWO 2:1
INTISARI
Penelitian mengenai pengaruh peningkatan dosis pupuk organik Shisako terhadap hasil tiga jenis tanaman padi yang ditanam dengan pola tanam jajar legowo 2 banding 1 ini, telah dilaksanakan pada tanggal 28 Juni 2006 sampai dengan tanggal 11 November 2006 di lahan sawah Banjar Sandan Dauh Yeh, Desa Wanasari, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Propinsi Bali, dengan ketinggian tempat 250 m di atas permukaan laut (dpl) dan pH tanah 6,18. Pada musim tanam sebelumnya, pada lahan yang sama telah dilakukan percobaan penanaman padi varitas Ciherang dan aplikasi pupuk organik Shisako plus dengan dosis 5 ton/ha. Percobaan tersebut menghasilkan 6,5 ton gabah kering panen per hektar.
Penelitian menggunakan percobaan faktorial (3x3) secara split plot dilaksanakan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan. Faktor pertama (petak utama) dosis pupuk organik Shisako yang terdiri dari tiga taraf yaitu dosis 0; 2,5 dan 5 ton/ha. Faktor kedua (anak petak) terdiri dari jenis tanaman padi yaitu galur D (KmCr), galur G (GgGm) dan varitas Ciherang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis tidak berpengaruh terhadap hasil tanaman padi. Ketiga jenis tanaman padi menunjukkan perbedaan hasil pada semua parameter. Galur D dan G memiliki kenampakan tanaman yang lebih tinggi serta menghasilkan berat GKP dan GKG lebih tinggi dibandingkan Ciherang. Akan tetapi, umur berbunga dan umur panen galur G lebih lambat. Sedangkan varitas Ciherang menunjukkan hasil terbaik pada jumlah anakan maksimum dan anakan produktif serta berat 1000 butir GKP serta memiliki umur tanaman yang lebih genjah daripada kedua galur.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain