Text
SKRIPSI PENGARUH LAMA PERENDAMAN GAMPING TERHADAP SIFAT MEKANIKA KAYU POHON KELAPA
Saat ini masyarakat cenderung memanfaatkan jenis kayu untuk bahan bangunan, salah satunya adalah kayu pohon kelapa. Kayu pohon kelapa akan lebih kuat jika direndam dahulu dengan menggunakan air gamping. Dengan berpijak pada pemikiran di atas, penulis tertarik untuk mengadakan penelitian tentang kayu pohon kelapa direndam dengan gamping.
Dalam penelitian in kayu kelapa yang digunakan umurnya berkisar 25-30 tahun. Gamping yang dipakai untuk merendam kayu kelapa adalah gamping yang sudah siap dipakai sebagai bahan bangunan. Jumlah benda uji terdiri 48 buah, masing-masing variasi rendaman terdiri dari 12 buah. Pengujian dilaksanakan di Laboratorium Mekanika Bahan, Pusat Antar Universitas, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Hasil penelitian, kadar air kayu kelapa tanpa direndam 13,5%, berat jenis 0,721 (gr/cm³), tegangan geser 26,869 (kg/cm²), tegangan tarik 314,467 (kg/cm²), tegangan lentur 685,512 (kg/cm²), tegangan gan desak 278,02 (kg/cm²). Kadar air kayu kelapa yang direndam 14 hari 23%, berat jenis 0,771 (gr/cm³), tegangan geser 29,833 (kg/cm²), tegangan tarik 432,447 (kg/cm²), tegangan lentur 740,06 (kg/cm²), tegangan desak 328,072 (kg/cm²). Kadar air kayu kelapa yang direndam 21 hari 23,4%, berat jenis 0,805 (gr/cm³), tegangan geser 31,069 (kg/cm²), tegangan tarik 436,06 (kg/cm²), tegangan lentur 759,769 (kg/cm²), tegangan desak 352,728 (kg/cm²). Kadar air kayu kelapa yang direndam selama 28 hari 23,67%, berat jenis 0,874 (gr/cm³), tegangan geser 37,675 (kg/cm²), tegangan tarik 501 (kg/cm²), tegangan lentur 783,113 (kg/cm²).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain