Text
SKRIPSI PENGARUH JUMLAH BIBIT DAN JENIS PUPUK ORGANIK TERHADAP HASIL KANGKUNG (Ipomea sp.)
INTISARI
Penelitian mengenai pengaruh jumlah bibit dan jenis pupuk organik terhadap hasil kangkung (Ipomea sp.), telah dilaksanakan mulai 25 Juli sampai 27 Agustus 2003 di desa Mranti, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Ketinggian tempat 350 m di atas permukaan laut.
Metode penelitian yang digunakan adalah faktorial (3x5) dengan rancangan acak kelompok lengkap dan tiga ulangan. Faktor pertama, jumlah bibit tiga, empat dan lima batang. Faktor kedua, jenis pupuk organik, tanpa pupuk, pupuk organik kotoran sapi, kotoran kambing, kotoran ayam dan bokashi Shikantan.
Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah bibit sebanyak empat batang mampu meningkatkan jumlah daun, jumlah
batang dan panjang batang. Pupuk organik kotoran ayam memberikan jumlah daun terbanyak, jumlah batang terbanyak, batang terpanjang, akar terpanjang, berat segar tanaman terberat dan berat kering terberat. Jumlah bibit pada jenis pupuk organik yang berbeda memperlihatkan hasil yang sama pada seluruh parameter. Hasil terbaik diperoleh pada tanaman kangkung dengan jumlah bibit empat batang dan penggunaan pupuk organik kotoran ayam.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain