Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISA HASIL USAHA KOPERASI SEJAHTERA PT. PLN (PERSERO) APJ MAGELANG TAHUN 2000-2009
Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang merupakan koperasi pegawai negeri yang beranggotakan karyawan dan karyawati PT PLN (Persero) Magelang. Sesuai dengan UU No. 25 tahun 1992 Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang dibentuk bertujuan untuk memajukan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang 1945. Untuk mewujudkan tujuan tersebut diperlukan pengurus yang mempunyai kemampuan mengelola usaha secara professional dan kesadaran tinggi memperbaiki pelayanan kepada anggota. Kehidupan Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang", ditunjang dari berbagai unit usaha yang dijalankan yaitu unit usaha simpan pinjam, pertokoan, dan sewa kantin.Dalam penelitian ini, penulis lebih fokus pada upaya peningkatan pendapatan Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang. Pada dasarnya anggota koperasi mempunyai potensi yang besar dalam penghimpunan dana maupun pemanfaatan pelayanan koperasi pada berbagai unit usaha koperasi terutama Unit Usaha Simpan Pinjam, namun Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang belum mampu memanfatkan secara maksimal peluang tersebut. Melihat realita ini perlu adanya suatu strategi pengembangan modal yang dapat mencukupi segala kebutuhan anggotanya, yang dalam hal ini pelayanan pada anggota juga perlu ditingkatkan untuk mendukung jalannya usaha koperasi yang pada akhirnya akan mempengaruhi peningkatan pendapatan koperasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh modal, jumlah anggota dan pinjaman (kredit) terhadap peningkatan SHU Koperasi Sejahtera PT. PLN (Persero) Magelang periode 2000 - 2009. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitis. Tempat penelitian dilaksanakan pada Koperasi Sejahtera Kota Magelang. Penelitian dilaksanakan mulai Nopember 2010 sampai dengan Pebruari 2011. Dalam penelitian ini data sekunder meliputi data Koperasi Sejahtera yang terdiri dari aspek permodalan, jumlah anggota, jenis usaha dan sisa hasil usaha yang bersumber dari Laporan Koperasi Sejahtera selama 2000 - 2009. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah indeks berantai dan analisis regresi linier berganda serta uji f.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat disimpulkan sebagai berikut 1) Permodalan Koperasi Sejahtera berasal dari modal sendiri, maupun dari pihak luar. Modal yang ada digunakan untuk kegiatan operasional usaha dan juga koperasi. Pertumbuhan modal Koperasi Sejahtera dari tahun 2000 sampai tahun 2009 mengalami kenaikan setiap tahunnya; 2) Pertumbuhan anggota di Koperasi Sejahtera tidak terlalu fluktuatif, karena keanggotaan koperasi tersebut hanya terdiri dari para karyawan di lingkungan PLN Kota Magelang saja.. Penurunan pada tahun 2005 - 2006, 2007 dan 2009, berkurangnya anggota karena yang bersangkutan pensiun atau menjalani mutasi, sehingga kemudian merubah jumlah keanggotaan Koperasi Sejahtera. Jumlah anggota meningkat pada tahun 2008 karena pada tahun tersebut, banyak sekali anggota baru yang masuk dan melakukan kegiatan di Koperasi Sejahtera; 3) Pengimpunan simpanan Koperasi Sejahteraa dari tahun 2005 sampai tahun 2009 mengalami kenaikan; 4) Pertumbuhan Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Sejahtera dari tahun 2000 sampai dengan 2008 Koperasi Sejahtera dipengaruhi oleh berberapa faktor antara lain: besar bunga, jasa, provisi dan administrasi kredit dan pendapatan lain. Apabila melihat dari hasil perhitungan di atas maka dapat diketahui bahwa SHU yang di bagikan pada anggota Koperasi Sejahtera selama 2000 - 2009 mengalami peningkatan. 5) Dari hasil perhitungan tersebut dapat diketahui F hitung lebih dari F tabel yaitu 4 koma 950 lebih dari 3 koma 48 maka hipotesis nol dalam kurung Ho ditolak, sedangkan hipotesa alternatif dalam kurung Ha diterima, maka dapat dikatakan bahwa variabel permodalan dalam X1, jumlah anggota dalam kurung X2 dan jumlah pinjaman dalam kurung X3 secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu SHU dalam kurung Y
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain