PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SKRIPSI PENGARUH KONSENTRASI HORMON BAP DAN PENAMBAHAN EKSTRAK PISANG, KENTANG DAN TOMAT PADA MEDIA MS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PANILI (Vanila planifolia Andrews)
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI PENGARUH KONSENTRASI HORMON BAP DAN PENAMBAHAN EKSTRAK PISANG, KENTANG DAN TOMAT PADA MEDIA MS TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT PANILI (Vanila planifolia Andrews)

WIWID PRIHATI HARDANI - Nama Orang;

INTISARI

Penelitian mengenai pengaruh konsentrasi hormon BAP dan penambahan ekstrak pisang, kentang dan tomat pada media MS terhadap pertumbuhan bibit panili (Vanilla planifolia Andrews) telah dilaksanakan pada tanggal 15 Juli sampai 6 Oktober 2006 di laboratorium UPTD Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang dengan ketinggian tempat 360m dpl.
Metode yang digunakan yaitu percobaan faktorial (3 x 3) disusun dalam rancangan acak lengkap dengan dua faktor dan empat ulangan. Faktor pertama macam ekstrak buah yaitu ekstrak pisang, kentang dan tomat. Faktor kedua konsentrasi hormon BAP yaitu tanpa hormon, I ppm dan 2 ppm.
Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan 150 g/l ekstrak pisang dan kentang pada media dasar MS didapatkan pertumbuhan tertinggi untuk jumlah tunas akar, bawah, jumlah tunas akar atas dan bawah, panjang akar, jumlah akar atas dan bawah serta berat segar. Peningkatan konsentrasi hormon BAP menunjukan peningkatan untuk jumlah bakal daun, jumlah tunas, jumlah tunas akar bawah serta jumlah akar atas dan bawah. Penambahan BAP pada ekstrak kentang 150 g/l menunjukan peningkatan untuk jumlah bakal daun, jumlah tunas, jumlah akar atas, panjang akar, jumlah akar atas dan bawah serta berat segar.
Penambahan ekstrak pisang 150 g/l dengan 1 ppm BAP didapatkan hasil optimal pada jumlah bakal daun, jumlah tunas, jumlah tunas akar atas dan jumlah akar atas dan bawah. Sedangkan ekstrak pisang tanpa BAP menunjukan pertumbuhan tertinggi pada panjang akar.


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
AGROTEKNOLOGI HAR P 2007
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 2007
Deskripsi Fisik
XII;51HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
630
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
FAKULTAS_FAPERTA
PRODI_S1_AGROTEKNOLOGI
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?