PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar

Beranda Katalog Koleksi Konten Lokal Tugas Akhir Mahasiswa (Skripsi, Laporan Akhir, LKP) Lantai 2

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SKRIPSI PENGARUH TEBAL LAPIS KAYU DAN JARAK PASAK TERHADAP KUAT LENTUR BALOK LAMINASI KAYU WARU
Penanda Bagikan

Text

SKRIPSI PENGARUH TEBAL LAPIS KAYU DAN JARAK PASAK TERHADAP KUAT LENTUR BALOK LAMINASI KAYU WARU

ROZAQUL MUSLIM - Nama Orang;

INTISARI
Seiring dengan perkembangan teknologi kayu yang semakin canggih, maka kayu-kayu yang berukuran kecil dan berkualitas rendah dapat dimodifikasi menjadi produk yang lebih baik, sehingga nilai kekuatan kayu menjadi lebih tinggi.Salah satu produk yang bisa digunakan sebagai bahan struktural adalah balok laminasi (glulam).
Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui pengaruh variasi penggunaan tebal lapis kayu dan jarak pasak terhadap kuat lentur balok laminasi. Adapun tebal lapis kayu yang digunakan adalah 1 cm, 2 cm, 3 cm, 4 cm dan jarak pasak 10 cm, 15 cm, 20 cm. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis balok laminasi kayu Waru.
Hasil pengujian sifat fisis dengan tebal lapis kayu 1 cm, 2 cm, 3 cm, 4 cm, untuk kadar air sudah memenuhi standar JAS 234: 2003, dan untuk nilai kerapatan tebal lapis kayu 1 cm lebih tinggi dibanding dengan tebal lapis kayu 2 cm, 3 cm,4 cm. Hal ini dikarenakan berat jenis kayu Waru dengan tebal lapis 1 cm lebih besar dari pada berat jenis kayu Waru dengan tebal lapis 2 cm, 3 cm, dan 4 cm. Hasil pengujian nilai MOE dan MOR balok laminasi dengan tebal lapis kayu 1 cm, 2 cm, 3 cm, 4 cm, dan jarak pasak 10 cm, 15 cm, 20 cm tidak semuanya memenuhi standar JAS 234 2003. Perbedaan hasil nilai MOE dan MOR dikarenakan perbedaan jumlah lapis kayu dan jarak pasak, sehingga balok laminasi yang tidak memenuhi standar tidak bisa digunakan sebagai bahan baku konstruksi bangunan yang menahan beban berat. Pada hasil analisa menggunakan ANOVA Single Factor, disimpulkan bahwa tebal lapis kayu dan jarak pasak dapat berpengaruh terhadap nilai kuat lentur balok laminasi.
Kata kunci: Kayu, Kuat lentur, Tebal lapis kayu dan Jarak pasak


Ketersediaan

Tidak ada salinan data

Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
SIPIL MUS P 2014
Penerbit
MAGELANG : UNIVERSITAS TIDAR., 2014
Deskripsi Fisik
XVIII;59HAL;29,5CM
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
624
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PRODI_S1_TEKNIK_SIPIL
FAKULTAS_FT
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • FULL TEXT
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN UNTIDAR Repositori Mahasiswa Untidar
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?