Text
SKRIPSI PENGARUH DOSIS URINE KELINCIDAN FREKUENSI PENYIRAMAN TERHADAP HASIL TANAMAN KAPRI (Pisum sativum, L.)
INTISARI
Penelitian mempelajari Pengaruh Dosis Urine Kelinci Dan Frekuensi Penyiraman Terhadap Hasil Tanaman Kapri (Pisum sativum L). Penelitian dilakukan bulan Juli sampai Agustus 2010 di desa Krajan, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang dengan ketinggian tempat 360 m di atas permukaan laut. Penelitian menggunakan percobaan faktorial (4 kali 3) yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap yang terdiri dari tiga ulangan. Faktor pertama adalah dosis urine kelinci terdiri 0, 10, 20 dan 30 cc per tanaman. Faktor kedua frekuensi penyiraman yang terdiri dari penyiraman 1, 3 dan 5 hari sekali. urine kelinci sampai 30 Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian cc per tanaman direspon sama pada tanaman kapri terhadap semua paramater pengamatan, yaitu panjang tanaman, jumlah polong per tanaman, panjang polong rata-rata, berat segar polong per tanaman dan berat polong rata-rata. Penurunan frekuensi penyiraman air sampai 5 hari sekali direspon sama pada tiap parameter pengamatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain