Text
SKRIPSI PENGARUH STABILISASI TANAH LEMPUNG DENGAN TANAH KAPUR TERHADAP DAYA DUKUNG TANAH (DI DESA NGENDROSARI KECAMATAN KAJORAN KABUPATEN MAGELANG)
Stabilisasi tanah-kapur banyak digunakan untuk bangunan lapis pondasibawah atau perbaikan tanah-dasar. Stabilisasi tanah-kapur telah banyak digunakan pada proyek jalan raya, bandara, jalan rel dan jalan kerja pada area proyek. Jalan raya di desa Ngendrosari Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang mempunyai tanah dasar yaitu tanah lempung yang memiliki sifat kembang susut sangat tinggi. Pekerjaan pembuatan jalan harus didahului dengan menstabilisasi tanah agar tidak cepat rusak.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja tanah lempung yang di stabilisasi terhadap daya dukung serta untuk mengetahui perbedaan kinerja tanah lempung yang tidak di stabilisasi dengan yang di stabilisasi dari aspek dukungnya. Perencanaan stabilisasi yaitu a). 90% tanah lempung + 10% tanah kapur; b). 80% tanah lempung + 20% tanah kapur dan; c). 70% tanah lempung + 30% tanah kapur. Pengujian tanah asli dan tanah yang telah di stabilisasi menggunakan uji Batas Cair, Batas Plastis, Batas Susut, Atertberg dan uji CBR.
Berdasarkan hasil penelitaan dan pembahasan, tanah di desa Ngendrosari Kecamatan Kajoran Kabupaten Magelang termasuk dalam kelompok OH yaitu lempung organik dengan plastisitas sedang sampai tinggi. Penambahan kapur dapat meningkatkan nilai CBR, semakin besar nilai CBR maka akan meningkatkan daya dukung tanah. Nilai CBR yang paling tinggi sebesar 7,394% dicapai pada campuran 80% tanah lempung dan 20% tanah kapur.
Kata kunci: stabilisasi tanah, lempung, kapur, CBR
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain