Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN SERAT GELAS TERHADAP KUAT LENTUR BETON
INTISARI
Serat gelas adalah suatu hasil industri yang tidak mudah terbakar, beratnya ringan, tekstur halus dan mudah dibentuk sesuai keinginan. Saat ini serat gelas hanya dipergunakan di industri-industri perlengkapan rumah tangga yang sifatnya pabrikan, seperti: Tangki Air, Septic Tank, Penutup Atap, List Profil Gypsum, Bodi Kapal, dsb. Dunia konstruksi saat ini belum banyak yang meneliti bahan serat gelas ini untuk industri konstruksi bangunan sipil. Fenomena serat gelas ini menggugah hati kami untuk meneliti dan ingin mengetahui seberapa besar pengaruh serat gelas ini terhadap kuat lentur beton, mengetahui perbandingan terbaik antara jumlah serat dengan agregat dan nilai tertinggi kuat lentur beton dari tiap komposisi perbedaan campurannya. Sehingga perlu diadakan Penelitian Pengaruh Penambahan Serat Gelas terhadap Kuat Lentur Beton.
Metode penelitian ini menggunakan benda uji berupa balok beton dengan dimensi L = 600 mm, b = 150 mm dan d = 150 mm untuk uji kuat lentur, uji kuat tekan menggunakan benda uji berupa silinder beton h = 300 mm dan Diameter 150 mm. Kuat tekan yang direncanakan adalah fc1 = 22 MPa, metode ACI (American Concrete Institute), mortar beton menggunakan agregat halus (pasir) dari Gunung Merapi, agregat kasar (split) dari Sungai Progo Magelang dan semen merk Tiga Roda. Persentase penambahan serat gelas kiloan dan lembaran adalah 0%, 1%, 3%, 5% dan 7% dari berat semen pada setiap satu benda uji, letak serat dengan adukan beton adalah berlapis. Setelah pencetakan, benda uji direndam dalam air selama 28 hari dan sehari kemudian dilaksanakan uji kuat tekan dan kuat lentur dengan jarak tumpuan 550 mm.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan serat gelas lembaran dan kiloan atau serabut dengan berbagai macam variasi adukan agregat dan serat gelas pada beton umur 28 hari ada peningkatan kuat lenturnya. Hasil uji kuat lentur beton tanpa serat lembaran (0%) sebesar 9,36 MPa, uji kuat lentur beton tertinggi sebesar 10,18 MPa dengan serat lembaran 3%. Hasil uji kuat lentur beton tanpa serat kiloan (0%) sebesar 9,20 MPa, uji kuat lentur beton tertinggi sebesar 10,26 MPa dengan serat gelas kiloan 1%. Peningkatan dari hasil uji kuat lentur beton tersebut di atas, semakin besar persentase serat gelasnya semakin menurun kuat lentur beton seratnya.
Kata kunci: kuat lentur, serat gelas, agregat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain